Pontianak dan Kubu Raya Terbaik se-Indonesia

Pontianak dan Kubu Raya Terbaik se-Indonesia

  Kamis, 17 December 2015 08:05
Sumber Ombudsman

Berita Terkait

JAKARTA - Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya berhasil meraih predikat terbaik dalam Kepatuhan Standar Pelayanan Publik menurut UU Nomor 25 Tahun  2009. Kota Pontianak meraih prestasi itu setelah mendapat poin tertinggi. Prestasi ini diraih Pontianak setelah melakukan inovasi percepatan dalam memberikan pelayanan.

Prestasi sama diraih Kubu Raya untuk kategori kabupaten. Penghargaan diterima langsung Bupati Kubu Raya Rusman Ali di Hotel Arya Duta, Rabu (15/12) siang.Wali Kota Pontianak Sutarmidji mengatakan, penghargaan ini membuktikan bahwa layanan publik Kota Pontianak lebih baik dari kota yang selama ini didengungkan di media.

“Kita lebih baik dari Bandung, Surabaya, Jogya dan Semarang. Bahkan lebih baik dari pemerintahan yang dipimpin Ahok sekalipun,” kata Sutarmidji. Penghargaan yang diterima Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono ini diserahkan langsung Kepala Ombudsman RI Danang Girindrawardana. Pontianak mengalahkan 98 kota se-Indonesia
.
Ditambahkan Edi, Kota Pontianak mendapat ranking tertinggi dengan nilai 109. Pelayanan sudah masuk dalam zona hijau dengan melakukan inovasi-inovasi dalam percepatan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Sehingga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah tinggi.

“Hal ini dibuktikan dengan tingkat partisipasi masyarakat terhadap pembangunan tinggi. Contoh saat pembebasan tanah untuk pelebaran jalan,” jelas Edi.Kategori pelayanan publik Zona Hijau kategori sangat baik. Zona kuning baik dan zona merah masih perlu diperbaiki.

Sutarmidji meminta kepada jajaran Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Pemkot Pontianak untuk terus memberikan pelayanan dan kinerja yang baik. Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran PNS Pemkot yang selama ini sudah berkomitmen memberikan pelayanan yang baik sehingga diakui oleh sebagian besar masyarakat.

 “Saya minta itu terus ditingkatkan, berikan pelayanan yang cepat, yang murah, yang transparan dan bebas dari pungli,” ujarnya usai pengambilan sumpah dan janji PNS Pemkot Pontianak di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA), Rabu kemarin.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya Rusman Ali mengaku bersyukur Kubu Raya mendapat peringkat pertama untuk kategori peringkat kepatuhan standar pelayanan publik. Dia mengatakan, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras semua SKPD dan jajaran Pemerintah Kabupaten Kubu Raya.

Rusman ali menyatakan, prestasi tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi semua jajaran Pemerintah Kubu Raya untuk terus bekerja keras dan memberikan pelayanan publik terbaik bagi masyarakat luas.

Sejumlah upaya yang dinilai telah mendorong Pemerintah Kubu Raya mampu meningkatkan pelayanan publik, kata Rusman Ali, salah satunya komitmen kuat pihaknya untuk membangun dan meningkatkan kualitas jalan poros di Kubu Raya. “Infrastruktur jalan ini merupakan salah satu sarana vital bagi masyarakat dalam melakukan berbagai aktivitas termasuk meningkatkan pendapatan masyarakat. Dengan semakin berkualitasnya jalan. Maka masyarakat akan semakin mudah untuk bepergian kedaerah lainnya misalnya untuk menjual hasil alam yang dimiliki dan melakukan beragam aktivitas ekonomi lainnya,” paparnya.

Selain itu sejak beberapa waktu lalu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga mendorong adanya pelayanan terpadu identitas hukum seperti pengesahan pernikahan oleh Pengadilan Agama terhadap pasangan pria-wanita yang menikah secara sirri tanpa dicatatkan, penerbitan akta nikah oleh Kantor Urusan Agama dan penerbitan akta lahir oleh Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil.

Pelayanan terpadu identitas hukum itu sendiri merupakan salah satu kerjasama Pemerintah Kabupaten Kubu Raya dengan Pengadilan Agama Negeri Mempawah dan sejumlah instansi lainnya.
Di kesempatan yang sama, Rusman Ali juga menyatakan, upaya lain yang dilakukan pihaknya dalam hal meningkatkan pelayanan publik yaitu dengan mencari pemimpin SKPD berkualitas yang memang berkomitmen membangun Kubu Raya menjadi lebih baik.

“Salah satu langkah awal yang saya lakukan seperti dengan mulai menerapkan porses lelang jabatan untuk mencari tiga calon pemimpin pratama yang akan menempati posisi kepala  dinas dan badan di Pemerintahan Kubu Raya,” ucapnya. (iza/ash)

 

Berita Terkait