Polres Mempawah Kerahkan 250 Personil

Polres Mempawah Kerahkan 250 Personil

  Jumat, 1 July 2016 09:30
RAMADANIYA: Wabup Gusti Ramlana menyematkan pita pelaksanaan operasi ramadniya. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH - Polres Mempawah bersama-sama TNI dan Pemerintah Kabupaten Mempawah melaksanakan Operasi Ramadan dan Hari Raya (Ramadniya) 2016. Ops yang berlangsung selama 16 hari sejak tanggal 30 Juni-15 Juli itu ditandai dengan gelar pasukan dipimpin Wakil Bupati, Gusti Ramlana, Kamis (30/6) pagi di Halaman Mapolres Mempawah.

“Menyikapi terjadinya peningkatan aktivitas di masyarakat pada perayaan Idul Fitri nanti, maka perlu dilaksanakan Ops dengan sandi Ramadniya 2016. Peningkatan aktivitas masyarakat itu harus ditangani dengan baik agar tidak menjadi permasalahan kamtibmas dan kamtibselcar. Baik itu berkaitan dengan aktivitas mudik, liburan ditempat wisata hingga pusat perbelanjaan,” kata Gusti Ramlana membacakan sambutan tertulis Kapolri, Jenderal Badrodin Haiti.

Ramlana menekankan, seluruh petugas yang tergabung dalam Ops Ramadniya 2016 senantiasa peka terhadap berbagai potensi ancaman yang dapat mengganggu stabilitas kamtibmas. Seperti, curat, curas, curanmor, sweeping ormas maupun tawuran antara kelompok warga. “Bukan itu saja, potensi gangguan lainnya seperti , balap liar, kebut-kebutan, penyalahgunaan narkoba, miras, petasan, aksi intoleransi beragama, terorisme, sabotase, serta bencana alam dan kebakaran,” paparnya.

Karenanya, Ramlana berpesan seluruh personil yang terlibat dalam Ops Ramadniya 2016 hendaknya mempersiapkan diri sebaik mungkin. Mulai dari kesiapan fisik hingga mental untuk menjalankan tupoksinya dengan baik.

 “Saya berharap rencana operasi ini dapat terlaksana dengan baik. Makanya diperlukan kerjasama dan sinergitas seluruh stakeholder. Dengan begitu, seluruh masyarakat muslim dapat merayakan Idulfitri 1437 H dengan aman, nyaman, tertib dan penuh khitmad,” ujarnya.

Secara khusus, Ramlana mengaku Pemerintah Kabupaten Mempawah memberikan dukungan penuh atas penyelenggaraan Ops Ramadniya 2016. Sebab, persoalan kamtibmas juga menjadi bagian dari tanggungjawab Pemerintah Kabupaten Mempawah. Untuk itu, pihaknya memfasilitasi kelancaran sarana dan prasarana, sistem kerja, serta hal-hal yang berkaitan dengan koordinasi lintas sektoral.

 “Khusus untuk aktivitas di jalan raya selama arus mudik dan arus balik nantinya, saya berharap dapat berlangsung lancar tanpa adanya human error penyebab kecelakaan lalu lintas. Selama ini, faktor human error cukup mendominasi terjadinya kecelakaan,” pendapatnya.

Sementara itu, Kapolres Mempawah, AKBP Dedi Agustono, S.Ik mengungkapkan, mendukung pelaksanaan Ops Ramadaniya 2016 pihaknya menerjunkan 2/3 kekuatan Polres Mempawah atau sebanyak 250 personil. Jumlah itu masih akan ditambah dengan personil dari satuan lain yang tergabung dalam Ops yang dulunya disebut Ketupat itu.

 “Mendukung kelancaran Ops Ramadaniya ini, kita menyiapkan dua pos pengamanan dan satu pos pelayanan. Selain itu, semua area baik itu Polsek, Koramil, Puskesmas dan kecamatan kita libatkan dan dijadikan pos untuk pemudik yang ingin beristirahat atau rest area,” singkat Kapolres. (wah)

Berita Terkait