Polres Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

Polres Bekuk Tiga Pelaku Curanmor

  Senin, 2 November 2015 12:18
DIAMANKAN: Tiga tersangka pencurian sepeda motor ditangkap beserta tiga motor hasil kejahatan mereka. Ketiganya kini diamankan di Mapolres Ketapang untuk mempertanggungjawabkan perbuatan mereka. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Tiga tersangka pencurian kendaraan bermotor berhasil ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, Sabtu (31/10) lalu. Salah satu pelakunya masih berusia 17 tahun, Fj. Sementara dua pelaku lainnya adalah Dediyansyah alias Dedet (30) dan Ujang Hitam (18). Keduanya merupakan residivis dengan kasus yang berbeda.Kapolres Ketapang, AKBP Hady Poerwanto melalui WS Kepala Satreskrim, AKP Edy Haryanto, mengatakan, penangkapan ini merupakan target operasi mereka. "Penangkapan ketiganya dilakukan di beberapa tempat yang berbeda, tapi di hari yang sama," kata Edy, kemarin (1/11).

Ia menjelaskan jika penangkapan kali pertama dilakukan kepada Dedet. Dedet ini, diakui Edy, merupakan otak pencurian kendaraan bermotor di beberapa tempat di Ketapang. "Dedet ditangkap di rumah mertuanya di Jalan Gajah Mada, Desa Kali Nilam, pada Sabtu (31/10) sore," jelas Edy.Dari penangkapan Dedet, mereka kemudian mengembangkan tersangka lainnya yang mengarah kepada tiga tersangka. Dua di antaranya Ujang Hitam dan Fj. "Ujang dan Fj ditangkap setelah kita berhasil menangkap Dedet. Sementara satu tersangka lainnya masih buron. Idenditasnya sudah kita ketahui. Tinggal melakukan pengejaran," paparnya.

Ujang, menurut Edy, ditangkap saat berkumpul bersama rekan-rekannya di salah satu indekos di Kota Ketapang. Sementara Fj ditangkap mereka di kediaman orang tuanya. Saat ditangkap, Edy memastikan tidak ada perlawanan dari para tersangka. Selain menangkap tersangka, mereka juga mengamankan tiga unit sepeda motor hasil curian dari beberapa lokasi."Ujang dan Fj ini diajak Dedet untuk mencuri motor. Pertama, Dedet mencuri motor bersama Ujang. Yang kedua, Dedet mengajak Fj. Sementara yang ketiga, Dedet melakukan aksinya sendiri. Ketiga motor juga sudah kita amankan sebagai barang bukti," ungkap Edy.

Edy juga mengungkapkan jika modus pelaku pencurian motor ini beragam. Di antaranya, disebutkan dia, dengan merusak kunci motor dan juga merusak kabel. "Ketiga motor hasil curian ini belum sempat dijual. Modusnya, mereka mencuri dulu, dikumpulkan, baru kemudian dijual. Motor ini rencananya akan dijual ke daerah perhuluan Ketapang," paparnya.Barang bukti yang berhasil diamankan kepolisian berupa tiga unit kendaraan sepeda motor matik. Tersangka diancamkan pasal 363 KUHP pencurian kendaraan motor dilakukan bersama-sama dengan ancaman hukuman penjara maksimal 7 tahun.

Salah satu tersangka, Fj (17), mengaku hanya diajak oleh Dedet. Ia juga mengaku tidak mengetahui jika ajakan Dedet untuk jalan-jalan bertujuan untuk mencuri sepeda motor. "Saya tidak tahu mau curi motor. Awalnya hanya jalan-jalan saja. Pas di depan kafe, lalu Dedet ngajak ngambil-nya (sepeda motor, Red). Yang ngambil saya, tapi yang bawa lari Dedet," kata Fj.Ia menceritakan bagaimana upayanya membawa kabur sepeda motor matik, dengan cara mendorongnya dari lokasi parkir. Setelah cukup jauh dari parkir, ia kemudian meninggalkannya. "Ini baru pertama kali. Tidak ada niat untuk mencuri, Dedet yang mengajak. Saya menyesal," ungkap remaja yang tidak menyelasikan sekolah menengah pertama (SMP) ini.Sementara Dedet mengakui jika dialah yang mengajak Ujang dan Fj untuk mencuri motor. "Iya Bang, saya yang mengajaknya. Dia hanya ikut saya saja," kata dia kepada wartawan di Mapolres Ketapang. (afi)

Berita Terkait