Polnep - Universite de Valenciennes Gelar Pertukaran Mahasiswa Magang

Polnep - Universite de Valenciennes Gelar Pertukaran Mahasiswa Magang

  Selasa, 12 April 2016 10:21
FOTO BERSAMA: Enam mahasiswa Universite de Valenciennes foto bersama Direktur, Wakil Direktur, Kepala Kantor Internasional, dan para dosen pembimbing Polnep, usai acara penyambutan. ERWANDI/HUMAS POLNEP for Pontianak Post

Berita Terkait

POLITEKNIK Negeri Pontianak (Polnep), Indonesia, dan Universite de Valenciennes, Prancis, kembali menggelar pertukaran mahasiswa magang (internship). Mahasiswa Prancis magang pada 11 April - 11 Juni 2016. Program tersebut menjadi kerja sama tahun ke-2 antara Polnep dan Universite de Valenciennes. Pada 2015, Universite de Valenciennes mengirimkan empat mahasiswa ke Pontianak pada April, sedangkan Polnep mengirimkan dua mahasiswa pada Oktober. Tahun ini, Universite de Valenciennes mengirimkan tujuh mahasiswa, sedangkan Polnep mengirimkan dua mahasiswa.

“Pertukaran mahasiswa magang kami dengan Prancis, sukses, tahun lalu. Malah dari Universite de Valenciennes meminta kalau bisa pertukaran mahasiswa magang bisa dua kali dalam satu tahun,” ujar HM Toasin Asha, Direktur Polnep, usai menerima mahasiswa Prancis di ruang rapat lt.3 gedung rektorat Polnep, kemarin (11/4).

Polnep masih mempertimbangkan permintaan tersebut. Karena, perlu dipikirkan lebih jauh tentang jaminan keselamatan dan akomodasi para mahasiswa magang. “Program yang diambil pun tidak bisa asal, harus disiapkan yang sesuai. Sehingga, program ini bisa berkelanjutan. Kami juga rencana tambah mahasiswa magang Polnep yang ke sana. Saya kira program ini sangat bermanfaat,” katanya.

Menurutnya, kesuksesan program pertukaran mahasiswa magang tahun lalu, karena apa yang diinginkan pihak Prancis dan mahasiswa sesuai dengan yang didapat di Pontianak. “Tempat internship-nya sesuai keinginan mereka. Mereka mau belajar budaya kita, sebaliknya mahasiswa kami juga bisa mendapat pembelajaran di sana. Khusus pendidikan vokasional, Universite de Valenciennes sesuai dengan Polnep,” ujarnya.

Polnep telah mengirimkan empat mahasiswa ke Prancis. Dua dari Jurusan Administrasi Bisnis pada 2015 dan dua dari Jurusan Teknik Elektro pada 2016. “Seleksinya kami buka untuk semua prodi, tetapi disaring kemampuan bahasanya. Banyak yang minat, tapi grade toefl mereka belum penuhi syarat. Target kami, paling tidak ada empat mahasiswa Polnep yang bisa magang di Prancis dalam satu tahun,” katanya.

Sementara itu, pada 2015, empat mahasiswa magang Universite de Valenciennes dari program commerce engineering (administasi bisnis). Tahun ini, tujuh mahasiswa magang Universite de Valenciennes dari program civil engineering (teknik sipil), Fatima Kacimi dan Raphael Mauret; program mechanical engineering (teknik mesin), Thibaut Grzelak; serta program commerce engineering, Pierre Blaevoet, Simon Timmerman, Octave Lemaitre, dan Oceane Plomb. Fatima dan Raphael magang di lab teknik sipil, Thibaut di Stedfast Marine, Pierre dan Simon di Hotel Aston, sedangkan Octave, dan Oceane di Hypermart.

“Harusnya ada delapan mahasiswa magang tahun ini, tetapi satu orang resign. Enam orang tiba kemarin (Minggu, 10/4), satu lagi, Pierre tiba di Pontianak pada 18 April. Tahun ini, mahasiswa kami ada dua yang ke Prancis, mereka mulai internship di sana dari 4 April. Mereka dipasangkan dengan mahasiswa S3 dari Politenik Manufaktur Bandung. Mereka akan kembali ke Indonesia pada 12 Juni. Alhamdulillah, sampai kabar terakhir, mereka baik-baik saja di sana,” jelas Muhammad Ali, Kepala Kantor Internasional Polnep.

Pada acara penyambutan mahasiswa Prancis, Fatima Kacimi menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat pihak Polnep. “Kami mau ke sini, karena kami mau lihat budaya Indonesia. Orang Indonesia terkenal ramah. Ketika kami tiba di Pontianak, kami senang, orang-orang di sini ramah dan berpikiran terbuka. Ini sangat penting bagi kami. Sekali lagi sebagai perwakilan pemuda dari Prancis kami sampaikan terima kasih,” pungkasnya. (d1/ser)

Berita Terkait