Polisi Tetapkan Gatot Brajamusti dan Istrinya Tersangka Narkoba

Polisi Tetapkan Gatot Brajamusti dan Istrinya Tersangka Narkoba

  Selasa, 30 Agustus 2016 16:15
Gatot Brajamusti (baju hitam) saat digiring menaiki mobil Inafis Polres Mataram, untuk dites urine di Bapelkes Kota Mataram. Foto: Harlie/Lombok Pos

Berita Terkait

JAKARTA - Polres Mataram akhirnya menetapkan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah sebagai tersangka dugaan penyalahgunaan‎ narkoba, Selasa (30/8).

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan, penetapan ini dilakukan setelah pihak Polres Mataram melakukan gelar perkara. "Telah dilakukan penetapan tersangka terhadap Gatot dan Dewi," kata Martinus.

Dia menerangkan, penyidik sudah mengantongi dua alat bukti, yakni kepemilikan narkoba dan hasil tes urine, dari kedua orang tersebut.‎ Keduanya dianggap telah melanggar Undang-undang (UU) 35 Pasal 112 serta Pasal 127 UU 35 tentang Narkoba.

"UU 35 /09 Pasal 112 untuk pelaku saudara Gatot dan untuk Dewi Pasal 127 UU 35/09," terang Martinus.

Oleh karena itu, penyidik kini tengah mencari saksi ahli untuk melimpahkan berkas perkara Gatot dan istrinya ke kejaksaan setempat. Penyidik bahkan sudah berkoordinasi dengan kejaksaan setempat. "Saat ini polisi melakukan koordinasi dengan ahli dan JPU," pungkas Martinus.‎

Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Agus Rianto memastikan ada delapan orang yang kena gerebek aparat Polres Mataram di Hotel Golden Tulip, Mataram, NTB, Minggu (28/8) malam.

Selain Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI) Gatot Brajamusti dan istrinya, Dewi Aminah, juga terdapat penyanyi Reza Artamevia dan anak Gatot sendiri berinsial SP.

"Benar ada RA (Reza Artamevia) dan anak dari hubungan GB (Gatot) dan DA (Dewi Aminah) berinisial SP," kata Agus di Mabes Polri, Jakarta, Selasa (30/8).

Agus menerangkan, dalam kasus ini, total ada delapan orang yang diamankan dari kamar nomor 1100 tersebut. Sang anak, juga berada di dalam kamar saat pesta narkoba digelar.

Dari delapan orang tersebut, enam di antaranya positif pengguna narkoba. Mereka adalah Gatot, Dewi Aminah, Devina, dan Reza Artamevia. "Dua lainnya inisial YY dan R," imbuh Agus.

Sedangkan dua lainnya, yakni anak Gatot yaitu SP, dan seorang yang belum diketahui profesinya, BN, negatif narkoba.

"Penyidik punya waktu 3x24 jam. Kesempatan yang ada, kami akan lakukan percepatan dan pengumpulan bukti-bukti. Mudah-mudahan sebelum itu, kami bisa naikkan status mereka yang kami duga dalam kasus ini," terang Agus. 

Lebih lanjut, Agus mengungkapkan, penyidik cukup sulit untuk menjerat empat orang lainnya sebagai tersangka kasus narkoba. Sebab, polisi hanya mendapatkan narkoba dari Gatot dan Dewi Aminah. Sementara itu, empat lainnya, polisi hanya punya bukti hasil tes urine tersebut.(mg4/jpnn)

 

Berita Terkait