Polisi Tangkap Teroris Jaringan ISIS di Cirebon

Polisi Tangkap Teroris Jaringan ISIS di Cirebon

  Kamis, 21 September 2017 12:33
Rumah IM, terduga teroris Cirebon yang akan menyerang Presiden Jokowi (Agus Rahmat/Radar Cirebon/JawaPos.com)

Berita Terkait

DENSUS Antiteror 88 memastikan IM (31 Tahun) yang ditangkap di Cirebon merupakan jaringan ISIS.

Karo Penmas Brigjen Pol Rikwanto mengatakan, dari hasil penyelidikan IM merupakan kelompok jaringan ISIS pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi di Syria

"Hasil pemeriksaan memang kita ketahui dia anggota JAD. Pimpinan Abu Bakar Al-Baghdadi," kata Brigjen Rikwanto saat dikonfirmasi, Jakarta, Kamis (21/9).

Rikwanto menjelaskan, aksi yang akan dilakukan IM merupakan agenda yang sudah dipersiapkan bersama kelompoknya. Pada saat penangkapan dan penyidikan, polisi menemukan barang bukti berupa sangkur, pisau, air soft gun dan buku ajaran radikal.

IM terduga teroris yang diamankan aparat kepolisian saat jelang kedatangan Presiden Jokowi ke Bandara Cakrabuana, Cirebon. (Istimewa for Radar Cirebon/JawaPos.com)

--------------

Kini Densus 88 terus mendalami aksi yang dilakukan IM. Sebab dia ditangkap Bandar Udara Cakrabhuana, beberapa saat kedatangan Presiden Jokowi di Cirebon, Jawa Barat, pada Senin (18/9).

"Hasil informasi yang didapat dari tetangganya, memang IM belakangan ini membuat pengajian tertutup dan eksklusif. Itu mungkin cikal bakal dia menjadi radikal dan mau melakukan aksi teror," jelasnya.

Diketahui, IM ditangkap di dekat Bandar Udara Cakrabhuana, Cirebon, Jawa Barat, Senin (18/9) sore. IM ditangkap jelang kedatangan Presiden Joko Widodo di Cirebon.

(cr5/JPC)

Berita Terkait