Polisi Sita VCD Bermuatan Pornografi

Polisi Sita VCD Bermuatan Pornografi

  Selasa, 2 Agustus 2016 09:30
PORNOGRAFI: Polisi menggelar barang bukti hasil tangkapan perdagangan VCD dan DVD film bermuatan pornografi. Dari hasil tangkapan polisi mengamankan ratusan keping VCD dan DVD serta seorang penjualnya. MEIDY KHADAFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Seorang pedagang kacet VCD dan DVD, Sal diringkus polisi. Warga Pontianak Timur itu diduga menjual secara bebas VCD dan DVD bermuatan pornografi. 

Sal ditangkap di Komplek Pertokoan Kapuas Cempaka lantai 1 Blok C nomor 29 Jalan Kapten Marsan, Pontianak. Ia ditangkap tanpa perlawanan karena polisi berhasil menemukan kepingan kaset film porno di lapaknya.

Wakapolresta Pontianak AKBP Veris Septiansyah membenarkan jika anggotanya telah menangkap seorang pedagang VCD dan DVD di Komplek Pertokoan Kapuas Cempaka pada Sabtu, 30 Juli lalu. 

Veris menuturkan, penangkapan terhadap pedagang tersebut, berawal dari informasi masyarakat sekitar yang resah dengan barang yang dijual tersangka. “Dari informasi itu dilakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap identitas pedagang tyang diduga kuat mempejual belikan, menyewakan, menyebarluaskan VCD dan DVD film yang bermuatan pornografi,” kata, Veris, Senin, (1/8). 

Saat dilakukan penyelidikan, lanjut dia, informasi yang menyebutkan adanya dugaan penjualan film porno tersebut benar, hasil yang ditemukan saat tim melakukan penyamaran sebagai pembeli, pedagang tersebut menawarkan dan menunjukan kaset pornografi yang dijualnya. 

Mantan Kapolres Sintang itu mengungkapkan berdasarkan bukti tersebut, dilakukan penangkapan dan disita sejumlah barang bukti, yakni 194 keping VCD dan DVD bermuatan pornografi, uang tunai sebesar Rp850 ribu diduga hasil menjual kaset tersebut. 

“Dari tangan tersangka disita pula satu unit telepon genggam yang mana terdapat pesan singkat pesanan kaset dari seorang kepadanya,” ungkapnya. 

Menurut Veris, dari pemeriksaan sementara, tersangka telah mengakui perbuatannya, yakni menjual VCD/DVD pornografi sejak satu tahun terakhir barang didapat dari Seseorang temannya. “Jelas akan kami kembangkan sampai kepada penyuplai barang karena saat ini identitasnya telah diketahui,” terangnya.

Veris menegaskan penangkapan terhadap tersangka tersebut berdasarkan pasal 29 junto pasal 4 Ayat 1 Undang Undang nomor 44 Tahun 2008 Tentang Pornografi, setiap orang dilarang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat gambar seperti persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang; kekerasan seksual, dan lain-lain. (adg)

 

Berita Terkait