Polisi Ringkus Sindikat Maling Kapal Bermotor

Polisi Ringkus Sindikat Maling Kapal Bermotor

  Kamis, 15 September 2016 09:31

Berita Terkait

Upaya Menekan Angka Kriminalitas 

Polisi berhasil mengungkap kasus pencurian di dalam Kapal Motor (KM) Bintang Jasa II yang tengah bersandar di dermaga pasir, perairan Sungai Kapuas, Jalan Khatulistiwa, Pontianak Utara. Dua dari empat sindikat, yakni Ab dan Sy berhasil diringkus sementara dua orang lainnya masih dalam pengejaran.

****

KANIT Reskrim Polsek Pontianak Utara, IPTU Krisna mengatakan, terungkapnya kasus pencurian di dalam kapal tersebut bermula dari laporan yang dibuat oleh salah satu karyawan kapal yang mendapatkan sejumlah barang di dalam kapal, seperti aki, pompa air, tabung gas ukuran 12, dan tiga kilogram hilang.

Krisna menjelaskan, berdasarkan laporan dilakukanlah serangkaian penyelidikan, dengan melakukan olah tempat kejadian perkara dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. "Dari petunjuk di TKP dan keterangan saksi diketahui identitas salah satu terduga pelaku," kata Krisna, Rabu (14/9).

Krisna menuturkan, berdasarkan petunjuk yang didapat anggota Jatanras berkoordinasi dengan unit Polsek Pontianak Timur untuk melakukan penangkapan terhadap terduga pelaku yang tinggal di Pontianak Timur. Bersama kepolisian setempat tim langsung menuju dan berhasil menangkap pelaku, As, tanpa perlawanan di dalam rumah di Kelurahan Saigon.

Menurut Krisna, dari interogasi yang dilakukan, tersangka mengaku telah melakukan pencurian di dalam kapal motor pada Senin, 12 September lalu. As mengaku masuk ke dalam kapal dengan cara membengkas jendela kamar, kemudian mengambil  barang barang yang berada di dalam kapal motor.

"Dari hasil pemeriksaan sementara, tersangka mengakui telah melakukan pencurian bersama empat orang teman, yakni Sy, M, dan dua orang lainnya yang tak ia kenal," ucapnya.

Krisna menuturkan, dari keterangan tersangka pertama yang berhasil ditangkap pada Selasa, 12 September diketahui identitas pelaku lainnya, sehingga dilakukan penangkapan terhadap pelaku lainnya yang diketahui tinggal di Kelurahan Sui Jawi Luar, Pontianak Barat. 

"Tersangka, Sy ditangkap di rumahnya, saat penangkapan kami berkoordinasi dengan Polsek Pontianak Barat," sambungnya.

Dari keterangan kedua tersangka, dia manambahkan, diketahui barang hasil kejahatan yang menyebabkan pihak kapal mengalami kerugian sebesar Rp12 juta itu telah dijual. 

"Saat ini, selain pengembangan untuk menangkap pelaku lainnya, kami sedang mendalami keberadaan barang hasil kejahatan," terang mantan anggota Resmob Polda Kalbar itu.

Krisna menegaskan, sesuai dengan perbuatannya, kedua tersangka akan disangkakan pasal 363 dengan ancaman pidana penjara tujuh tahun. (adg)

Berita Terkait