Polisi Grebek Judi Liong Fu

Polisi Grebek Judi Liong Fu

  Kamis, 20 Oktober 2016 19:40

Berita Terkait

Uang Sebesar Rp106 juta Diamankan

KETAPANG- Satuan Reserse Polres Ketapang mengamankan dua pelaku judi Liong Fu, As (52) dan SKP (42), berikut barang bukti berupa uang tunai sebesar Ro106 juta, Kamis (20/10). Keduanya diamankan di sebuah Warung Kopi Jalan RM Sudiono Kecamatam Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.

Kapolres Ketapang AKBP Sunaryo mengatakan, penangkapan ini terjadi berkat laporan masyarakat, di mana pihaknya mendapatkan informasi terkait adanya aktivitas perjudian Liong Fu di warung kopi milik Asan yang terletak di Jalan Rm Sudiomo Kecamatan Delta, Kabupaten Ketapang. 

Dari laporan itu kemudian ditindaklanjuti dengan menurunkan empat anggota dibawah Pimpinan Ipda Ogan Arif. Dari hasil penggerebekan polisi berhasil mengamankan tersangka As warga Delta Pawan Ketapang dan SKP warga Jalan Perdamaian Kelurahan Pal 9 Sui Kakap. 

Selain mengamankan dua pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti uang Rp. 106.188.000 terdiri dari lembaran seratus ribu ada 984 lembar, lembaran lima puluh ribu 151 lembar, dua puluh ribu, sepuluh ribu dan uang dua  masing-masing 6 lembar. Serta  lembaran lima ribuan ada dua lembar, dan seribuan ada satu lembar, ATM BCA milik SKP selaku Bandar, 2 KTP milok pelaku, 9 lembar kertas bukti Transfer ,23 kartu remi, dua buah  mata dadu liong fu, sebuah tutup parfum untuk mengocok dadu, 4 kotak untuk menaruh kotak Dadu, dan 3 buah HP berbagai merk.

Terpisah, Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes Pol Suhadi mengatakan, masalah judi ini harus terus diperangi, karena akibat dari judi akan memiliki Multi player Effek atau dampak ikutan yang luar biasa, mulai dari kejahatan biasa, masalah minuman keras, bahkan bisa menimbulkan pembunuhan terutama bagi mereka yang kalah, biasanya mereka nekat, 

Selama semester satu Januari sampai juni 2016, kasus judi yang ditangani Polri ada 207 kasus, sementara itu pada periode yang sama tahun aebelumnya 2015 hanya ada 137 kasus, mengalami kenaikan yang sangat luar biasa, artinya bahwa tindakan kepolisian mengalami peningkatan.

"Dua bulan terakhir Juli dan Agustus ini Polda Kalbar ada menangani Judi 55 kasus," terangnya.

Mengingat permainan judi ini selain melanggar hukum Negara juga melanggar hukum agama, diharapkan kepada warga masyarakat jika melihat perjudian apakah judi Sabung Ayam, judi kolok kolok, atau jenis perjudian lainnya, silahkan menginformasikan kepada aparat kepolisian terdekat, untuk dilakukan penangkapan.(arf)

Berita Terkait