Polisi Buru Sindikat Kejahatan Pecah Kaca Mobil

Polisi Buru Sindikat Kejahatan Pecah Kaca Mobil

  Rabu, 5 Oktober 2016 10:34

Berita Terkait

Pelaku kejahatan dengan modus pecah kaca mobil kembali beraksi. Kali ini seorang warga menjadi korban. Mobil yang diparkir di Jalan Suprapto, dipecah kaca oleh orang tak dikenal. Tas berisi barang berharga raib, Sabtu (1/10). 

***

KAPOLSEK Pontianak Selatan, AKP Ridho Hidayat membenarkan kejadian perampokan dengan modus pecah kaca yang dialami seorang warga. Mobil yang diparkirkan korban di Jalan Soeprapto, kacanya dipecah dan satu buah tasnya diambil oleh orang tak dikenal. 

Dari keterangan korban yang telah membuat laporan, lanjut dia, adapun barang yang ada di dalam tas itu berisikan dua unit laptop dengan total kerugian yang dialaminya mencapai Rp10 juta. 

Ridho menuturkan berdasarkan keterangan korban kejadian yang dialaminya itu tidak berlangsung lama. Setelah korban memakirkan kendaraan lalu pergi meninggalkan mobil dan kembali, kaca ditemukan sudah pecah. “Keterangan korban baru lima menit pergi. Artinya pelaku ini sudah mengintai,” kata Ridho, Selasa (4/10). 

Korban yang terkejut dengan kejadian itu, dia menambahkan, langsung melaporkan apa yang dialaminya ke Mapolsek Pontianak Selatan. “Sejauh ini selain keterangan korban, sudah ada beberapa orang saksi yang kami mintai keterangan,” sambungnya. 

Ridho menyatakan pihaknya akan terus mendalami kasus perampokan dengan modus pecah kaca tersebut dan semoga dengan penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan, jajarannya mendapatkan petunjuk hingga dapat menangkap pelaku. 

“Sampai saat ini masih kami dalami kasus ini. Anggota masih terus melakukan penyelidikan dan penyidikan untuk mencari petunjuk. Olah tempat kejadian sudah dilakukan, saksi sudah dimintai keterangan,” ucapnya. 

Belajar dari kasus tersebut, Ridho pun mengimbau kepada seluruh warga di wilayah hukumnya untuk lebih waspada dan hati-hati. Tidak menggunakan perhiasan yang berlebihan dan menyimpan barang berharga di dalam mobil karena pelaku kejahatan terus mengintai dan mencari kesempatan dari kelengahan korbannya. (adg)

Berita Terkait