Polisi Bekuk Empat Pengedar Narkoba

Polisi Bekuk Empat Pengedar Narkoba

  Rabu, 29 June 2016 09:30
TANGKAP: Anggota Polda Kalbar menunjukkan barang bukti yang berhasil disita dari tersangka narkotika kemarin. SHANDO SAFELA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

PONTIANAK - Direktorat Narkotika Polda Kalbar menyita setengah kilogram sabu dari tangan empat pengedar yang diamankan di lokasi berbeda. Penangkapan pertama dilakukan di sebuah hotel di wilayah Pontianak pada 21 Juni 2016 sekira pukul 16.30. Dari penangkapan itu, polisi berhasil mengamankan DK saat melakukan transaksi dengan barang bukti berupa serbuk kristal yang diduga sabu seberat 102 gram.

Penyelidikan pun tak berhenti sampai di situ. Polisi melakukan pengembangan dan kembali mengamankan SJ alias Aliong, warga Jalan Gajah Mada, Pontianak yang merupakan residivis kasus tindak pidana narkotika. Aliong pernah menjalani hukuman 5,5 tahun penjara.

"Awalnya kami mendapat informasi tentang adanya peredaran narkotika. Setelah mendapatkan informasi itu, kami melakukan penyamaran dengan melakukan transaksi kepada pelaku dan berhasil mengamankan DK di sebuah hotel. Pengembangan kami lakukan dan kembali mengamankan SJ alias Aliong yang merupakan residivis," kata Direktur Narkoba Polda Kalbar, AKBP Ade Sapari, kemarin.

Selain mengamankan kedua tersangka, pihaknya juga mengamankan barang bukti lain berupa satu buah timbangan digital dan alumunium foil.

Kemudian, lanjut Ade Sapari, penangkapan juga dilakukan pada tanggal 23 Juni 2016 kepada dua pengedar, Sahrul alias Ayong, warga Jalan Tanjung Raya I dan Urai Hairom, warga Tanjung Raya II, Pontianak. Keduanya diamankan di Jalan Tanjung Raya I, Pontianak Timur.

Dari tangan kedua tersangka, polisi juga mengamankan serbuk kristal yang diduga sabu seberat 308 gram, pil ekstasi sebanyak 86 butir, uang tunai Rp3.050.000, empat buat timbangan dan sembilan orang lainnya yang diduga sebagai pengguna.

Saat ini jumlah total barang bukti yang berhasil diamankan sebanyak kurang lebih setengah kilogram atau 500 gram.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat 2 dan 114 ayat 2 UU No. 35 ‎tentang Narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal 20 tahun. 

Sementara itu, Polsek Pontianak Kota menangkap Ce yang mencuri sepeda motor, yang terpakir di warung internet Jalan Danau Sentarum, Pontianak, Jumat 17 Juni lalu. 

Korban yang saat itu sedang asik tak pernah menyangka jika malam itu sepeda motornya menjadi target pencurian. Datang dan memarkirkan kendaraannya seperti biasa lalu masuk bermain internet membuatnya tak sadar. 

Saat akan pulang, Triyanto kaget bukan kepalang kalau motor matik warna hitam yang tiap hari digunakannya sudah raib. Merasa motor kesayangannya telah hilang, korban pun langsung melaporkan kejadian yang dialaminya ke Polsek Pontianak Kota. 

Kepala Polsek Pontianak Kota Kompol Alber Manurung mengatakan telah melakukan penyelidikan terhadap pelaku pencurian sepeda motor tersebut. Dimana dari hasil penyelidikan itu, didapatlah informasi bahwa pelaku pencurian ternyata berada di lokasi kejadian. 

Dari informasi tersebut, lanjut Alber, anggotanya langsung mengejar pelaku yang posisinya telah diketahui. Saat berada di lokasi ternyata benar pelaku bersama sepeda motor curian berada di lokasi yang diinformasikan. “Ditangkap, Senin, 27 Juni sekitar pukul 17.00,” kata Alber. 

Alber menuturkan tersangka ditangkap tanpa perlawanan, bersama barang bukti yang bersangkutan langsung digiring ke Mapolsek untuk menjalani pemeriksaan. “Penyidik masih mendalami keterlibatan tersangka dengan kasus kejahatan lainnya. Untuk ancaman sesuai dengan perbuatannya akan dikenakan pasal 362 pidana penjara lima tahun,” tegas, Alber. (arf/adg) 

Berita Terkait