Pole Rossi Setelah 7 Tahun

Pole Rossi Setelah 7 Tahun

  Minggu, 22 May 2016 10:41
Valentino Rossi

Berita Terkait

MUGELLO--Di hadapan ribuan fans berkostum kuning, menyalakan flare berwarna kuning, dan tenda-tenda bernuansa #46 di camping ground Sirkuit Mugello, Valentino Rossi “kembali”. Mr Mugello is back. Setelah tujuh tahun tak pernah meraih pole position di balapan kandang, kemarin (21/5) the Doctor sukses merebut posisi terdepan dengan cara smart. 

Kualifikasi kemarin menjadi ajang unjuk kekompakan antara Rossi dan calon rekan setimnya musim depan Maverick Vinales. Disengaja atau tidak, keduanya terkesan saling membantu dalam mendapatkan waktu lap tercepat, Secara bergantian mereka saling “menarik” untuk memecah angin di depan dan dengan mudah mendapatkan waktu lap terbaik.

Yang pertama mendapatkan keuntungan dari “kerjasama” itu adalah Vinales. Dua lap beruntun rider Spanyol tersebut terlihat menepel ketat di belakang Rossi ketika sesi kualifikasi menyisakan tujuh menit. Dua lap Vinales sukses menggeser rider tercepat saat itu Andrea Iannone (Ducati) dengan catatan waktu 1 menit 46,598 detik. Berselisih sangat tipis 

Di lap berikutnya gantian Rossi melaju di belakang Vinales. Rider 21 tahun itu menyingkirkan halangan angin untuk sang legenda hidup dan rider yang diakuinya sebagai idola tersebut. Hasilnya luar biasa. Rossi menguntit terus Vinales di semua sektor sebelum akhirnya menyalipnya di trek lurus terakhir dan mencetak waktu lap tercepat. Rider 37 tahun yang sebelumnya hanya bertenggar di posisi delapan meroket naik ke pole position. 

Catatan waktunya 1 menit  46,504 detik, hanya 0.094 di depan Vinales. Sangat tipis. Top speed mereka berdua juga sama 340 kilometer per jam. ''Ini hasil yang memuaskan. Apalagi kualifikasi di balapan Mugello akan sangat krusial untuk balapan besok (hari ini),'' ucap Rossi yang pernah menang di Mugello tujuh tahun beruntun pada musim 2002-2008. . 

Waktu sesi kualifikasi sudah menunjukkan angka 00:00 pertanda waktu sudah habis. Namun di trek masih ada Jorge Lorenzo dan Marc Marquez yang belum menyelesaikan lapnya. Marquez menorehkan waktu terbaik 1 menit 46,759 detik dan cukup membawanya ke posisi start empat pada lomba hari ini. Sementara Lorenzo di posisi kelima dengan 1 menit 46,882 detik.

Berkaca pada hasil kualifikasi kemarin balapan hari ini sudah bisa dipastikan sangat ketat. Mereka yang start di posisi 1-5 hanya dipisahkan dengan selisih 0,3 detik. Artinya kecepatan rata-rata per lap mereka nyaris sama. Siapa yang paling sedikit melakukan kesalahan dialah pemenangnya.

Sepanjang akhir pekan, rider Ducati Andrea Iannone yang tercatat paling konsisten sebagai pembalap tercepat. Dari empat sesi latihan tiga di antaranya dia kuasai. Bahkan di sesi kualifikasi kemarin waktunya terus-menerus mampu dipertajam. ''Posisi ketiga cukup bagus untuk memulai balapan besok. Aku berharap bisa mendapatkan start bagus dan mendorong diriku sampai batas maksimal,'' ucapnya.  

Tidak ada satupun motor Honda di barisan start terdepan pada balapan hari ini. Tentu ini akan menyulitkan Marquez untuk kembali merebut posisinya sebagai pemuncak klasemen pembalap dari Lorenzo. Bahkan peluang Rossi untuk menyalip Marquez di posisi kedua sangat besar. Atau bahkan menggeser rekan setimnya Jorge Lorenzo sebagai pemuncak klasemen.

Suzuki menunjukkan potensi besar motornya. Kecepatannya di trek lurus tak kalah dengan Honda atau Yamaha. Melihat top speed-nya yang sejajar dengan YZR-M1 bisa disimpulkan jika power mesin GSX-RR sudah tidak ada masalah. Potensi kembali meraih podium back-to-back setelah yang pertama di Le Mans terbuka lebar. ''Aku punya potensi besar untuk balapan besok. Aku akan mendorong diriku semaksimal mungkin untuk mendapat hasil terbaik,'' ucap Vinales saat diwawancari di parc ferme.

Di Mugello tahun ini tampak bahwa kekuatan tim-tim pabrikan mulai merata. Dari lima seri pembuka semua tim pabrikan, kecuali Aprilia, telah merasakan menyemprotkan champagne di atas podium. Lima pembalap terdepan punya peluang setara untuk menang. Namun kemenangan akan sangat penting bagi Rossi untuk mengembalikan statusnya sebagai Raja Mugello di hadapan fans loyal di kandangnya.  (cak)

Berita Terkait