Polandia Ngotot Habisi Ukraina

Polandia Ngotot Habisi Ukraina

  Selasa, 21 June 2016 09:30

Berita Terkait

Kendati hanya butuh seri untuk lolos dari grup C, Polandia akan tetap memaksakan kemenangan melawan Ukraina di Stade Velodrome, Marseille, Selasa malam pukul 23.00 WIB (22/6). Polandia memiliki kans besar untuk dapat melaju ke fase gugur Euro 2016 jelang pertandingan menghadapi Ukraina pada laga terakhir grup C. Kekalahan dari Ukraina pada laga itupun tetap akan membawa Polandia ke babak 16 Besar sebagai runner-up jika pada saat yang sama, Irlandia Utara gagal meraih kemenangan atas Jerman.

Polandia dengan poin 4 di posisi 2 dengan poin yang sama dengan Jerman sang pemuncak dan satu poin diatas Irlandia Utarasekarang minimal perlu satu poin untuk mengamankan posisi mereka di babak berikutnya. Hanya saja, kemenangan menjadi target agar bisa bergerak di atas Jerman tergantung pada hasil Kross cs melawan Irlandia Utara yang digelar bersamaan.

Polandia membuka kompetisi dengan kemenangan 1-0 dengan perjuangan keras melawan Irlandia Utara , tetapi mereka hanya bermain seri ketika mereka menghadapi sang tetangga Jerman. Dalam laga itu, Arkadiusz Milik menyia-nyiakan dua peluang emas di babak kedua setelah babak pertama gagal menghasilkan satu tembakan pada target.

Yang mengkhawatirkan, Polandia akan tampil tanpa Wojcjech Szczesny sehingga pelatih Polandia,  Nawalka yang akan memainkan formasi 4-4-2 mengandalkan Milik dan Lewandowski di depan.  Sementara pemain muda Bartosz Kapustka yang bermain bagus dari bench lawan Jerman mungkin akan diberi kesempatan menjadi starter. Polandia tentu tidak ingin mengambil resiko dan akan mengincar posisi juara grup untuk lolos ke babak selanjutnya, terutama striker Robert Lewandowski akan bermain ngotot untuk memburu gol pertamanya di Prancis.

"Saya tahu bagaimana ini akan menjadi laga yang sulit, dan saya kerap sendiri di depan. Tetapi ini bukan tentang statistik - ini tengan tim," ujar Lewy dilansir Goal.com. "Saya harap, saya mencetak gol melawan Ukraina, tetapi lebih dari itu, saya harap kami menang dan lolos."

Sementara itu, Ukraina datang ke Euro 2016 sebagai tim bukan favorit dari grup sulit C yang dianggap grup neraka. Mereka yang sudah dipastikan tersingkir setelah dua kali kalah lawan Jerman dan Irlandia Utara sudah dipastikan tersingkir. Sehingga lawan Polandia hanya untuk mencari eksistensi sebagai tim yang bisa pulang dengan membawa poin.

Pelatih Ukrania,  Mykhaylo Fomenko  kemungkinan besar tak melanjutkan formasi 4-2-3-1 yang menghasilkan dua laga kalah. Perubahan akan ada perubahan skuad dimana Kovalenko dan Yarmolenko akan membantu Zozulya di lini depan. “Kami berharap tak pulang sebagai juru kunci di grup C. Walaupun sulit, kami masih memiliki peluang untuk memenangkan pertandingan lawan Polandia,” sesumbar Fomenko. (bas/net)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait