PNS Pontianak Juara Extreme Sport di Malaysia

PNS Pontianak Juara Extreme Sport di Malaysia

  Minggu, 11 September 2016 22:44
JUARA : David saat penyerahan piala dan piagam penghargaan usai menjadi juara kedua dalam even Sarawak Extreme Sport Competition.

Berita Terkait

PONTIANAK-Tiada hasil yang mengkhianati usaha, pepatah ini memang pantas disematkan kepada David Ricard Rezkillah (24 tahun). Berkat hobinya bermain Aggressive Inline, pemuda yang sehari-hari bekerja sebagai PNS di Kota Pontianak ini sukses meraih juara kedua dalam Sarawak Extreme Sport Competition di Kuching, Malaysia, 10-11 September 2016.

Prestasi ini cukup gemilang mengingat para peserta yang ikut berkompetisi juga berasal dari berbagai negara tetangga, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. "Saya ikut kelas open Aggressive Inline, kompetisinya selama dua hari, masing-masing dua putaran dan akhirnya saat final saya dapat juara kedua," ujarnya saat dihubungi Pontianak Post, Minggu (11/9) malam.

Menurutnya prestasi ini merupakan buah kerja keras dari melatih hobinya bermain Aggressive Inline sejak lima tahun silam. Sekitar tahun 2011 David mulai aktif berlatih di salah satu skatepark milik temannya yang dikenal dengan AB Skatepark. Sepulang dari bekerja, hampir setiap sore dia menghabiskan waktu luangnya untuk bermain di saktepark yang terletak di Jalan Panglima Aim, Pontianak Timur itu.

"Ini prestasi yang ketiga kalinya setelah Maret lalu jadi juara di Tanggerang dan tahun lalu juga pernah juara di Kuching," ungkap pegawai di Dinas Pertanian, Perikanan dan Kehutanan Kota Pontianak itu. 

Dia berharap apa yang telah diraih bisa menginspirasi orang dewasa dan generasi muda untuk terus berolahraga. "Kan biasa orang alasannya udah kerja, capek jadi malas olahraga. Lalu stereotipe kalau olahraga extreme itu tidak bisa dianggap setara sama olahraga lain, karena dianggap bukan untuk orang dewasa," ucapnya.

David menilai dengan banyaknya prestasi, tentu scene aggressive inline dan olahraga exstrme lainnya yang ada di Pontianak bisa ikut terangkat. "Untuk saya pribadi olahraga ini bisa menjadi media belajar disiplin, konsisten, sportif dan kuat mental," ucapnya.

Terakhir dia juga berharap di kota kelahirannya Pontianak, bisa diselenggarakan even-even serupa. "Jadi kan tidak perlu capek-capek keluar kota untuk kompetisi, karena ini salah satu bentuk promosi pariwisata juga, bisa mendatangkan atlet atau orang-orang dari luar daerah ke kota ini," pungkasnya.(bar)

Berita Terkait