Plus Minus HP Bagi Siswa

Plus Minus HP Bagi Siswa

  Jumat, 8 January 2016 08:47   2,594

TEKNOLOGI komunikasi kini berkembang begitu pesat. Penemuan-penemuan teknologi canggih untuk berkomunikasi terus bermunculan. Satu diantaranya adalah handphone (HP) dengan berbagai tipe, jenis, spesifikasi, dan fiturnya yang sangat canggih dan menarik. HP kini tak lagi menjadi barang mewah dan asing di masyarakat kita. Bila dulu penggunanya terbatas pada kelompok masyarakat tertentu, kini hampir semua lapisan masyarakat mengenal, bahkan memiliki dan menggunakannya untuk berbagai keperluan.

Bila dulu penggunanya kalangan mahasiswa, terbatas siswa SMP dan SMA/K, kini banyak siswa sekolah dasar (SD) bahkan taman kanak-kanak (TK) yang memiliki dan menggunakannya. Seperti halnya alat komunikasi lainnya yang mempunyai dampak positif (plus) dan negatif (minus), HP pun memiliki dampak plus minusnya terutama terhadap prestasi belajar siswa.

Ada sejumlah dampak positif (plus) dari HP ini. Di antaranya, pertama, HP sangat membantu siswa untuk komunikasi jarak jauh. Sebagai media komunikasi yang dapat digunakan untuk jarak jauh, siswa dapat dengan mudah untuk melakukan komunikasi, koordinasi, janjian bila ingin melakukan diskusi, belajar kelompok atau mengerjakan dan menyelesaikan tugas-tugas sekolah bersama.

Kedua, efisien waktu. Karena HP dapat digunakan untuk jarak jauh, penggunaan waktu siswa semakin efisien karena siswa tak harus pergi ke tempat teman-teman yang rumah/tempatnya jauh jika ingin mengetahui atau bertanya tentang tugas-tugas, PR-PR, atau tugas-tugas sekolah lainnya yang harus diketahui, dikerjakan, dan diselesaikan.

Sementara sejumlah dampak negatif (minus) dari HP adalah pertama, dengan adanya fitur internet siswa cenderung bukannya menggunakan internet untuk mencari informasi penting berkaitan dengan pelajaran tetapi mencari hiburan, berselancar di dunia maya, asyik dengan rupa-rupa info di jejaring sosial bahkan mencari situs-situs yang isinya tak layak dikonsumsinya. Kedua, selain fitur internet, karena HP memuat juga fitur game, banyak siswa justru keranjingan main rupa-rupa games yang ada di HP-nya. Akibatnya, banyak siswa yang nilai akademiknya menurun karena sibuk main game ketimbang belajar.

Di sekolah, guru-guru mesti memberikan informasi, penjelasan, dan arahan kepada siswa seputar dampak negatif (minus) HP jika digunakan secara salah. Pengalaman kami di SMA Sedes Sapientiae Bedono-Ambarawa (Jateng), siswa tidak boleh menggunakan HP berkamera. Siswa hanya menggunakan HP monochrome. Selain itu, siswa yang tinggal di asrama, penggunaan HP-nya dibatasi hanya pada jam-jam tertentu. HP memang tak dapat dipisahkan dari siswa di kehidupan modern ini. Tapi menggunakannya secara bijak menjadi penting. Peran orangtua, guru, dan siapa saja yang peduli pada masa depan siswa sungguh menjadi penting.

 

* Glory Eva Melinda

Siswi SMA Sedes Sapientiae

Bedono-Ambarawa Kls XII

Asal Pontianak –Kalbar