PLTU Sukabangun Segera Diujicobakan

PLTU Sukabangun Segera Diujicobakan

  Sabtu, 9 April 2016 09:29
SIAP BEROPERASI: Salah satu sudut bangunan PLTU Sukabangun 2 x 10 MW di Desa Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan, akan segera diujicobakan dalam minggu kedua Mei mendatang. WWW.KABAR65.COM

Berita Terkait

KETAPANG – Perusahaan Listrik Negara (PLN) Area Ketapang akan melakukan uji coba pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang terletak di Sukabangun Dalam, Kecamatan Delta Pawan. Ujicoba terhadap pembangkit yang mampu menyuplai 1x10 Megawatt (MW) tersebut, akan dilakukan pada minggu kedua Mei 2016.

Manajer PLN Area Ketapang, Sumarsono, menjelaskan, dari dua unit mesin pembangkit yang masing-masing berkekuatan 1x10 MW di PLTU Sukabangun, satu mesin sudah selesai dibangun dan siap dilakukan tahap uji coba. Proses sinkronisasi tegangan dari pusat listrik ke distribusi sebesar 2,4 MW, sudah dilakukan mereka dan berjalan lancar. "Uji coba ini akan terus dilakukan secara bertahap hingga mesin benar-benar siap beroperasi," katanya, kemarin (8/4).

PLTU Ketapang unit 1 ini, menurut dia, selesai dikerjakan pada Januari 2016 lalu. Pihak PLTU Ketapang, dijelaskan dia, juga telah melakukan 93 kali sistem blowing sejak Februari. "Kegiatan tersebut bertujuan untuk membersihkan pipa-pipa mesin agar memperlancar kerja turbin, sehingga dapat beroperasi dengan baik," jelasnya.

Saat ini, dikatakan dia jika pihak PLTU sedang bersiap melaksanakan comissioning, yang bertujuan untuk uji fungsi atau uji keandalan PLTU Ketapang. Rencananya, diungkapkan dia jika hal tersebut akan dilakukan mereka usai pelaksanaan Ujian Nasional, tepatnya minggu kedua bulan April 2016 ini. Dalam uji coba tersebut nantinya mereka akan melakukan simulasi pemadaman, berdampak pada keandalan sistem. Dari sini mereka akan melakukan pemadaman secara lokasional atau black out system. "Tujuannya kita ingin melihat kondisi mesin dari sisi kehandalan operasional, apakah sudah dapat berjalan baik dan siap dioperasikan nantinya?" katanya.

Sumarsono mengungkapkan, pelaksanaan uji coba tersebut nantinya akan dilaksanakan dalam kurun waktu sekitar 19 hari atau sekitar 2,5 pekan lamanya. "Namun tidak setiap hari, paling 4 – 5 kali seminggu, dengan waktu uji cobanya sekitar 3 sampai 4 jam, saat tidak terlalu jam sibuk," jelasnya.

Untuk itu, Sumarsono mengungkapkan jika mereka memohon maaf kepada seluruh pelanggan yang ada di daerah Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, atas ketidaknyamanan pada saat uji coba dilakukan. Ia juga memohon doa agar proses comissioning ini berjalan dengan lancar. Dengan demikian, harapan dia, permasalahan pemadaman diakibatkan defisit daya akan segera teratasi.

Selama ini diakuinya sistem PLN Ketapang yang menyuplai listrik dari Kendawangan hingga Seponti, Kabupaten Kayong Utara, dengan pusat listrik yang terletak di Sukaharja, sejak 2012 lalu mengalami defisit daya sebesar 5.000 kW. Defisit daya tersebut, diakui dia, menimbulkan pemadaman bergilir pada saat waktu beban puncak (WBP) pada pukul 17.00 – 22.00 WIB terhadap pelanggan PLN Ketapang.

"Jika uji coba mesin kapasitas 1x10 MW sukses dan dapat segera dioperasikan tentu dapat menanggulangi persoalan defisit daya, selain itu permintaan pasang baru untuk rumah, pemerintah, bisnis dan industri dapat dilayani, sehingga perekonomian di Ketapang bisa berjalan cepat," harapnya. (afi)

Berita Terkait