PLN UIP Kalbar Bantu Pembangunan PAUD di Bengkayang

PLN UIP Kalbar Bantu Pembangunan PAUD di Bengkayang

  Kamis, 15 December 2016 15:06
FOTO HUMAS PLN KALBAR

Berita Terkait

BENGKAYANG--Manajer PLN Unit Pelaksana Proyek (UPP) Pembangkit dan Jaringan Kalbar 3, Anang Istadi menyerahkan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) Program PLN Peduli berupa gedung baru untuk PAUD Tunas Harapan di Desa Gua, Kecamatan Sanggau Ledo, Kabupaten Bengkayang, Kamis (15/12). Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian PLN Unit Induk Pembangunan (UIP) Kalimantan Bagian Barat yang dilaksanakan dilingkungan sekitar proyek.

Bertempat di lokasi PAUD Tunas Harapan yang baru, kegiatan serah terima CSR PLN Peduli ini disaksikan pula oleh Kapolsek Sanggau Ledo, Camat Sanggau Ledo, Kepala Unit Pelaksana Teknis Dinas Pendidikan Kecamatan Sanggau Ledo, dan perangkat desa setempat.

Menurut Anang, bantuan senilai total 120 juta rupiah ini diwujudkan dalam bentuk pembangunan gedung PAUD, bantuan perlengkapan belajar mengajar seperti meja, kursi, papan tulis, lemari, bantuan permainan anak untuk luar ruangan, dan lain sebagainya. "Pembangunan gedung PAUD ini telah dimulai sejak Oktober lalu untuk menggantikan gedung lama yang sudah tidak layak guna. Sebelumnya, para pengajar dan murid PAUD Tunas Harapan terpaksa harus melakukan kegiatan belajar mengajar di gedung bekas KUD yang telah rusak dan dimakan usia," jelas Anang.

Lebih lanjut Anang menegaskan komitmen PLN untuk menjadikan tenaga listrik sebagai media untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, dan mengupayakan tenaga lisrik menjadi pendorong kegiatan ekonomi, sertamenjalankan kegiatan usaha yang berwawasan lingkungan terutama bagi masyarakat sekitar kegiatan usaha PLN.

“PLN juga memiliki kepedulian yang tinggi bagi pendidikan, terutama pendidikan mendasar untuk anak-anak usia dini yang nantinya akan tumbuh menjadi pemimpin-pemimpin masa depan bangsa,” imbuhnya.

Kepala Desa Gua, Puryono mengungkapkan dengan bantuan ini para pengajar dan anak-anak kini dapat belajar dengan rasa nyaman dan aman, tanpa perlu khawatir bangunan PAUD akan roboh sewaktu-waktu. Menurutnya saat ini PAUD Tunas Harapan Desa Gua mendidik 34 siswa dan 4 orang tenaga pengajar yang berasal dari penduduk sekitar. Namun bantuan yang diberikan pastinya sangat bermanfaat bagi masyarakat desa pada umumnya.

“Kebutuhan anak-anak dalam menuntut ilmu pada usia dini sangat terbantu dengan bantuan gedung baru dan fasilitas lainnya. Kami berharap dengan adanya gedung baru dari PLN ini kualitas belajar-mengajar di PAUD Tunas Harapan dapat meningkat,” papar Puryono.

Desa Gua merupakan salah satu kawasan yang dilintasi jaringan transmisi SUTET 275 kV Bengkayang-Jagoibabang yang saat ini telah beroperasi sebagai salah satu saluran utama penyokong suplai listrik di sistem Khatulistiwa yang mensuplai listrik untuk kota Pontianak- Kubu Raya- Mempawah- Singkawang- Sambas -Bengkayang.  Untuk itu, bantuan ini juga merupakan wujud tanggung jawab PLN untuk memajukan lingkungan di sekitar kegiatan usahanya dan sekaligus menjadi upaya PLN untuk menjalin hubungan yang lebih baik lagi dengan warga sekitar.(humas pln kalbar)

Berita Terkait