PLN Rugi Ratusan Juta

PLN Rugi Ratusan Juta

  Sabtu, 27 Agustus 2016 13:06
TUMBANG: gardu listrik di Dusun Senggiring tumbang akibat sapuan angin kencang

Berita Terkait

MEMPAWAH- Tumbangnya belasan tiang listrik di Dusun Senggiring, Kelurahan Pasir Wan Salim menimbulkan kerugian bagi PLN Rayon Mempawah. Meski belum dihitung secara rinci, namun kerugian perusahaan plat merah itu ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

 
“Kita belum hitung berapa kerugiannya. Sebab, saat ini kami masih fokus pada perbaikan jaringan di wilayah Dusun Senggiring. Kalau dilihat dari fisik jaringan yang rusak, kemungkinan kerugiannya bisa ratusan juta,” tutur Manager PLN Rayon Mempawah, Saut Manurung kepada Pontianak Post, Kamis (25/8) malam.

Saut mengaku pihaknya berusaha secepat mungkin melakukan perbaikan jaringan listrik di Dusun Senggiring. Material tiang besi untuk mengganti jaringan yang rusak pun sudah didatangkan dari Pontianak.

“Tiang-tiang sudah stanby di lokasi (Dusun Senggiring). Petugas yang ada di PLN Rayon Mempawah, semua dikerahkan untuk melakukan perbaikan disana. Secepatnya kami ingin perbaikan selesai, agar pelayanan listrik dapat diberikan kepada pelanggan setempat,” ujarnya.

Meski demikian, Saut mengaku pihaknya mendapatkan sejumlah kendala diluar faktor teknis dalam upaya memperbaiki jaringan listrik di Dusun Senggiring. Yakni tingginya intensitas hujan yang mengguyur wilayah tersebut hingga petugas tak bisa memulai pekerjaan.

“Tidak mungkin petugas bisa bekerja dalam kondisi hujan. Makanya, kita sedang menunggu cuaca tidak hujan maka perbaikan segera dimulai. Kemarin, petugas sudah mulai melakukan penggalian lubang untuk tiang-tiang listrik,” paparnya.

Terkait perbaikan jaringan itu, Saut mengatakan pihaknya terpaksa melakukan pemutusan jaringan di wilayah Dusun Senggiring. Pemadaman di daerah itu akan berlangsung hingga proses perbaikan jaringan tuntas. Diperkirakan pemadaman bisa berlangsung antara 2-3 hari kedepan.

“Kita hanya bisa memperpendek wilayah pemadaman. Untuk satu gardu di Dusun Senggiring terpaksa dipadamkan. Jumlah pelanggan  yang tak dapat menikmati aliran listrik sekitar 50-60 pelanggan. Sedangkan wilayah lain seperti Sungai Pinyuh sudah disuplay dari pembangkit di Wajok,” terangnya.

Karenanya, Saut meminta pelanggan di wilayah Dusun Senggiring agar bersabar menunggu proses perbaikan yang sedang berlangsung. Pihaknya berjanji secepat mungkin menyelesaikan pergantian jaringan. Agar pelayanan listrik di wilayah itu kembali normal.

“Kami tidak akan mengulur-ngulur waktu. Jika cuacanya sudah tidak hujan, maka petugas langsung ke lapangan memulai perbaikan. Saya sudah intruksikan petugas untuk maksimalkan waktu perbaikan secepat mungkin,” tegasnya.

Dilain pihak, Lurah Pasir Wan Salim, Sawadi, SE mengaku masyarakat pelanggan listrik di Dusun Senggiring memaklumi pemadaman yang harus dilakukan PLN agar penggantian tiang listrik dapat berjalan lancar. Namun, mereka berharap pemadaman tidak dilakukan total seharian.

“Tidak masalah jika siang hari listrik di padamkan, namun pada malam hari hendaknya listrik bisa menyala. Karena, masyarakat sangat memerlukan penerangan di malam hari. Lagi pula, pada malam hari petugas sedang tidak melakukan penggantian tiang listrik,” pendapatnya.

Lebih jauh, Sawadi mengatakan, kasus tumbangnya belasan tiang listrik di Dusun Senggiring akibat sapuan angina kencang, hendaknya menjadi pembelajaran sekaligus bahan evaluasi kinerja pelayanan listrik di Kabupaten Mempawah.

“PLN harus lebih cermat dalam memantau fasilitas jaringan dilingkungan masyarakat. Contohnya, keberadaan tiang-tiang beton yang sudah berusia puluhan tahun. Harusnya sejak dulu telah dilakukan penggantian tiang. Agar, kejadian seperti ini tidak perlu terjadi,” pesannya mengingatkan.

Kedepan, dia menyarankan PLN segera melakukan pendataan dan penggantian terhadap tiang-tiang beton yang masih berdiri dilingkungan masyarakat. Jika dibiarkan, bukan tidak mungkin kejadian serupa akan terulang lagi didaerah lainnya.

“Apalagi beberapa hari ini wilayah Kabupaten Mempawah kerap diterjang angin kencang. Potensi tiang listrik tumbang sangat mungkin terjadi lagi. PLN harus mengantisipasi agar tidak ada lagi kejadian serupa,” tukasnya mengakhiri.

Tumbangnya belasan tiang listrik di Dusun Senggiring akibat sapuan angin kencang, menimbulkan kekhawatiran dikalangan masyarakat. Terutama, bagi mereka yang bermukim di sekitar fasilitas tiang milik PT PLN itu. Warga pun berharap PLN segera melakukan pengecekan terhadap tiang-tiang tersebut.

“Melihat kejadian di Dusun Senggiring, kami sangat khawatir. Karena, posisi tiang beton listrik berada tepat disamping rumah. Andai tiang tersebut patah atau tumbang, kemungkinan menimpa bangunan rumah,” ucap Minarti, warga Desa Kuala Secapah.

Ibu empat anak itu berharap PLN Mempawah segera melakukan pengecekan. Untuk memastikan tiang beton yang berada dilingkungan rumahnya itu masih dalam keadaan kokoh dan kuat. Sebab, dirinya sangat khawatir tiang tersebut tumbang dan merusak bangunan rumah bahkan mencelakai anggota keluarganya.

“Kalau memang harus dilakukan penggantian, silahkan diganti saja tiang beton tersebut. Saya takut tiang beton itu tumbang dan patah akibat terjangan angin kencang,” pintanya.(wah)

Berita Terkait