PLN Gelar Sunatan Massal

PLN Gelar Sunatan Massal

  Sabtu, 8 Oktober 2016 14:01

Berita Terkait

PONTIANAK--General Manager PLN Wilayah Kalbar, Bima Putrajaya, membuka secara resmi Program PLN Peduli melalui kegiatan Bantuan Kesehatan Sunatan Massal di SD Negeri 40 Siantan Tengah, Pontianak Utara, Sabtu (10/8).  Kegiatan yang juga dihadiri Wakil Walikota Pontianak, Rusdi Edi Kamtono tersebut mengkhitan 100 anak kurang mampu.
Dalam sambutannya, Bima mengungkapkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan salah satu program Corporate Social Responsbility (CSR) yang telah direncanakan dan dilaksanakan di tahun 2016.
”Kegiatan sunatan massal ini merupakan rangkaian kegiatan dalam memperingati Hari Listrik Nasional ke 71 tahun 2016. Melalui kegiatan ini diharapkan dapat mempererat hubungan silahturahim antara PLN dengan masyarakat,” ungkap Bima.
Program CSR PLN Kalbar merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat melalui bidang sosial, budaya, pendidikan, ekonomi, kesehatan, dan lingkungan. Khusus pendidikan, PLN Kalbar telah membangun dan membina sekolah berbasis lingkungan yang diberi nama 'SEKOLAH ALAM GENEMATRIK' yang didedikasikan untuk anak-anak dari warga kurang mampu,” jelas Bima kembali.

Dibidang kesehatan, PLN Kalbar juga membina pos yandu balita dan lansia. Dibidang ekonomi, memberikan bantuan pendidikan dan latihan keterampilan usaha serta memberikan bantuan kepada usaha-usaha perikanan dan perkebunan.
”Kami berharap bantuan yang telah diberikan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomian keluarga. Dalam kesempatan ini kami menghimbau kepada masyarakat untuk peduli terhadap keberadaan listrik, minimal dengan tidak bermain layang-layang terutama yang bertali kawat,” tegas Bima.
Wakil Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengungkapkan bahwa banyak program CSR PLN Kalbar yang sinergis dengan program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Pontianak, antara lain Sekolah Alam Genematrik serta Pos Yandu Balita dan Lansia. 
”Dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan, saya berharap tidak ada lagi anak-anak yang kurang gizi dan tidak bersekolah, karena semua program tersebut gratis tanpa dipungut biaya sedikitpun,” jelas edi.
Acara pembukaan kegiatan sunatan massal diakhiri dengan peninjauan langsung kegiatan. Beberapa anak terlihat mulai dikhitan, ada yang terlihat cemas dan mulai menangis karena takut untuk dikhitan dan beberapa anak terlihat berani.
Supardi (40) warga Jalan Selat Sumba orang tua dari salah seorang anak yang dikhitan mengungkap kegembiraannya dengan adanya kegiatan sunatan massal ini karena dapat membantu warga yang kurang mampu untuk mengkhitan anaknya.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN atas bantuan yang telah diberikan, semoga PLN semakin jaya dan lebih baik lagi dalam melayani masyarakat,” kata Supardi bersemangat.(humas pln kalbar)

Berita Terkait