PKK Jangan Hanya Papan Nama

PKK Jangan Hanya Papan Nama

  Rabu, 18 May 2016 09:57
PENGALUNGAN PESERTA: Bupati Ketapang Martin Rantan SH dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang, Ny Elysabeth Bety Martin, mengalungkan tanda kepada peserta Rakerda VIII, Sabtu (14/5) lalu. ISTIMEWA

Berita Terkait

KETAPANG – Bupati Ketapang Martin Rantan SHberharap organisasi PKK tidak hanya menjadi papan nama. Pesan tersebut disampaikan dia saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) VIII tahun 2016 di Ruang Rapat Pendopo Bupati Ketapang, Sabtu (14/5) lalu.

Dia mengimbau kepada ketua PKK tingkat kecamatan agar harus sering berada ada di tempat. Dia meminta agar mereka jangan sering ke Kota Ketapang atau jarang di tempat. “Hal ini agar ketua PKK bisa melakukan pembinaan serta ada komunikasi antara pimpinan dengan pengurus di bawahnya,” kata dia. 

Selain itu, Bupati juga mengingatkan bahwa Rakerda ini merupakan sebuah bentuk konsolidasi organisasi yang pertama, yaitu konsolidasi administrasi. Dia menambahkan bahwa untuk tingkat kabupaten, kepengurusannya sudah di-SK-kan dan sudah dilantik. Bahkan, dia memastikan, dari segi adminsitrasi tidak ada masalah. “Yang kedua konsolidasi personel. Ada anggota yang PNS, karena beban tugas yang banyak mengajukan surat tidak sanggup, dan pengurus hanya melengkapi jabatan-jabatan lowong,” papar mantan anggota legislatif tersebut.

 Sedangkan yang ketiga, diingatkan dia mengenai konsolidasi kelembagaan. Dengan konsolidasi kelembagaan tersebut, dia berharap agar program Kabupaten didistribusikan dari tingkat kecamatan sampai ke tingkat desa. “Seperti dengan dengan program nawacita dari Presiden Jokowi, kita membangun dari desa dan desa harus kuat,” gugah Bupati.

Pembina Tim Penggerak PKK tersebut menilai agenda Rakerda tersebut menjadi strategis, agar sesuatu yang akan direncanakan ke depan di setiap kecamatan di kabupaten dapat diungkap dalam rapat. Sehingga, harapan dia, dapat diakomodir, sehingga nanti menjadi masukan dalam musrenbang RPJMD yang diperkirakan berlangsung akhir bulan ini. “Jadi rapat hari ini diikuti betul-betul, kita bikin program,” pesan Bupati.

Usai dilantik Bupati, Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang melaksanakan Rakerda VIII. Kegiatan tersebut dihadiri 20 pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang. Bupati dengan didampingi istri, ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Ketapang, Ny Elysabeth Bety Martin; serta Wakil Ketua Tim Penggerak PKK Ny Suwarni Suprapto, membuka agenda tersebut. Momen tersebut dimulai dengan pengalungan tanda peserta kepada peserta perwakilan Rakerda VIII. 

Ketua Tim Penggerak PKK Ny Elysabeth Bety Martin dalam sambutannya mengungkapkan bagaimana keberadaan gerakan PKK yang dilaksanakan mereka selama ini, sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2013. “Gerakan PKK sebagai gerakan masyarakat yang tumbuh dari bawah dan pengelolaannya dari oleh dan untuk masyarakat dalam mensejahterakan keluarga,” ucap Elysabeth.

Istri orang nomor satu di pemerintahan Kabupaten Ketapang tersebut memaparkan mengenai 10 program pokok PKK. Hal tersebut, menurutnya, sebagai upaya pemenuhan kebutuhan dasar pendidikan kesehatan dan ekonomi, untuk terwujudnya pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga. Elysabeth juga mengatakan bahwa Tim Penggerak PKK adalah fasilitastor, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak pada masing-masing tingkat pemerintahan sampai ke tingkat terendah yaitu permerintahan desa. “Tim Penggerak PKK merupakan mitra pemerintah dan organisasi kemasyarakatan,” kata dia.

Diakui Elysabeth, gerakan PKK secara internal masih menghadapi beberapa kekurangan seperti sumber daya manusia. Dalam pelaksanaan kegiatan program PKK diharapkan dia dapat diselaraskan dengan misi Bupati dan Wakil Bupati. (afi)

Berita Terkait