PKK Diminta Bernovasi

PKK Diminta Bernovasi

  Rabu, 6 April 2016 09:55
DIABADIKAN: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lies Maryani Sutarmidji dan Wali Kota Pontianak, Sutarmidji diabadikan dengan pemenang lomba.

Berita Terkait

PEMBINAAN Kesejahteraan Keluaraga (PKK) genap berusia 44 tahun. Di Pontianak, peringatan diadakan dengan syukuran di Aula Rumah Dinas Wali Kota Pontianak, Selasa (5/4). Acara dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lies Maryani Sutarmidji, Wali Kota Pontianak Sutarmidji juga kader penggerak PKK. 

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lies Maryani Sutarmidji mengajak untuk memeliharan dan memotivasi penggerak PKK. Bagaimanapun, kata dia, relawan mengabdikan diri untuk kepentingan meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Tim penggerak PKK, harus punya semangat tinggi untuk modal pioneer menggerakan PKK, bekerja terus tanpa pamrih dan imbalan apapun,” kata Lies saat memberikan sambutan dihadapan kader PKK. 

Hari Kesatuaan Gerak (HKG-PKK) ini, kata Lies merupakan hari penuh makna. Dan pemaknaannya, tambah dia, tidak sekedar menciptakan kemeriahan sesaat. Akan tetapi rasa syukur dengan cara gerakan nyata program PKK. “Kita harus memaknai hakikatnya. Dalam peringatan ini, juga momen untuk evaluasi terhadap apa saja yang telah dilakukan tim penilaian keberhasilan, maupun kegiatan PKK, sehingga kedepan ada rumusan strategi langkah untuk maju dengan program yang akan dicanangkan,” terangnya.

Ditambahkan pula, hasil evaluasi nantinya harus berkesinambungan dengan program kelembagaan 10 program PKK juga selaras dengan program pemerintah. Sehingga, setiap penggerak PKK di daerah mau bergerak dan bisa meningkatkan taraf hidup menuju masyarakat yang sejahtera. “PKK pada dasarnya mitra kerja pemerintah yang dikelola mencakup kebutuhan dasar hidup. Sejak dalam kandungan hingga usia lanjut. Saya berharap, tim penggerak PKK senantiasa berkoordinasi dengan pemerintah dalam menjalin kemitran sesuai dengan visi misi PKK,” harapnya.

Lies juga berpesan, agar tim penggerak PKK tidak merasa hebat. Dia juga meminta agar setiap melaksanakan program, tim penggerak tidak ada beban jika mengabdi demi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. “Saya menyadari, dalam melaksanakan program kadang kala menghadapi masalah. Tapi percayalah, setiap maslah pasti ada solusi yang dapat dipecahkan,” sarannya.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan, peringatan HKG PKK tahun depan seharusnya diadakan berbagai rangka kegiatan setelah peringatan hari ulang tahun. Dia menyarankan, kedepan enam kecamatan di Pontianak dilibatkan. “Kedepan, semuanya diundang. Agar PKK bisa lebih dekat dengan masyarakat, biar bersinergi dalam membangun,” pesan Sutarmidji.

Diungkapkan pula, PKK diminta harus melakukan inovasi dalam kerjasama dengan Pemerintah Kota. Sehingga, mempunyai peran jelas. Dan masyarakatpun lebih tau dengan PKK. “Dengan begitu tidak ada lagi anekdot PKK,” terangnya.

Sutarmidji juga meminta kepada Pemkot, Camat, Lurah dan kepala SKPD untuk mengajak istrinya aktif dalam PKK. Tujuannya, agar lebih dekat dengan masyarakat dan dapat informasi. “Seharusnya, istrinya juga ikut serta. Jangan dikurung di rumah, suaminya harus perduli biar istrinya dapat informasi,” ungkapnya.(e9)

FOTO: MAULANA YUSUF HUMAS PEMKOT

BAGI HADIAH: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak membagikan hadiah dan piala kepada pemenang lomba yang digelar sebelum HKG PKK ke 44 tahun 2016. 

 

POTONG TUMPENG: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lies Maryani Sutarmidji didampingi Wali Kota Pontianak memotong tumpeng sukuran.

 

BERIKAN TUMPENG: Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak, Lies Maryani Sutarmidji memberikan potongan tumpeng.

Berita Terkait