PKK dan Dekranasda Kalbar Dukung Pemerintah Berantas Korupsi

PKK dan Dekranasda Kalbar Dukung Pemerintah Berantas Korupsi

  Selasa, 12 April 2016 09:42
FOTO BERSAMA : Ny. Frederika Cornelis, S.Pd foto bersama Presiden RI Ir. Joko Widodo yang didampingi oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufida Jusuf Kalla serta Erni Guntarti Tjahjo Kumolo, di Istana Negara, Jumat (8/4/2016).

Berita Terkait

PONTIANAK---Ny. Frederika Cornelis, S.Pd mendukung penuh program pemerintah Pusat khususnya dalam memberantas korupsi dengan sejumlah jabatan yang diembannya karena menjadi isteri Gubernur Kalbar Drs. Cornelis, MH. “Ya apa yang diungkapkan Ibu Presiden tadi sangat benar, karena peran istri Gubernur sebagai ketua PKK dan Dekranasda tak kalah penting dengan suaminya dalam membangun dan menyejahterakan masyarakat di daerah. Dan tetap berpegang pada etika dan aturan serta tidak korupsi,” ujar Frederika seusai mengikuti acara silahturahmi bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Mufida Jusuf Kalla selaku Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) serta Erni Guntarti Tjahjo Kumolo selaku Ketua Umum TP-PKK Pusat dan juga Ketua OASE Kabinet Kerja di Gedung Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (8/4/2016).
 Lebih lanjut Frederika berharap kepada Ketua-ketua TP-PKK Kabupaten yang baru terpilih agar dapat menggunakan dana anggaran sesuai dengan aturan yang berlaku. “Dan saya ingatkan kembali persoalan penggunaan dana, agar disesuaikan dengan program yang sudah tersusun serta tidak menyimpang dari program tersebut bahkan aturan yang berlaku,” harap Frederika.
 
Pada kesempatan yang sama Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam acara bertajuk “Silaturahmi Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Istri Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla dengan Isteri-isteri Gubernur seluruh Indonesia beserta Bupati/Walikota dan Wakil Bupati/Wakil Walikota Hasil Pilkada 2015 berpesan, menjadi istri pemimpin daerah membuat sejumlah jabatan terkait kerja sosial melekat pada mereka. Mulai dari menjadi ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), hingga jabatan lain.
 
Ditegaskan Ibu Negara bahwa suka tidak suka, para istri kepala daerah harus mengunjungi rakyat supaya dapat memetakan persoalan untuk mencari solusi yang tepat. “Saya juga selalu bersemangat kalau turun ke bawah (daerah). Ketika sudah bertemu dengan masyarakat, senang rasanya. Alhamdulillah, Pak Jokowi selama ini senang blusukan,” ujar Iriana.
 
Kegiatan yang berlangsung sehari penuh dan lebih lama daripada pertemuan Presiden dengan Kepala dan Wakil Kepala Daerah hasil Pilkada 2015 di Istana Negara ini di isi dengan pemaparan sejumlah pemateri diantaranya dari, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise, Anggota Kelompok Kerja Revolusi Mental Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Hamdi Muluk dan Susana Ramadhani Teten Masduki (Penggiat Anti Korupsi) serta Ketua Umum TP-PKK Pusat dan juga Ketua OASE KK Erni Guntarti Tjahjo Kumolo.
 
Dalam paparannya Yohana menekankan keterlibatan PKK dalam pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, dan kesetaraan jender. Sedangkan Hamdi Muluk menyampaikan soal pentingnya peranan PKK dalam membantu membumikan revolusi mental. Tiga nilai strategis, yaitu integritas, etos kerja, dan gotong royong, harus terus-menerus didorong untuk menjadi pedoman perilaku masyarakat perangi korupsi.
 
Pesan yang tak kalah penting datang dari Susana Teten Masduki. Dia meminta para istri kepala daerah membantu suaminya memerangi korupsi. Para pengurus TP-PKK, yang melibatkan istri pejabat setempat, patut mendorong pendidikan anti korupsi dari keluarga. Istri kepala daerah juga berperan penting mengingatkan suaminya untuk tidak korupsi. Pasalnya, masih banyak kasus korupsi kepala daerah yang juga melibatkan istri.
 
Di tempat yang sama, istri Menteri Dalam Negeri, Erny Guntarti Tjahjo Kumolo, selaku Ketua OASE KK dan Tim Penggerak PKK, mengatakan, OASE adalah perkumpulan ibu-ibu atau istri para menteri di kabinet kabinet kerja. “OASE adalah sebuah perkumpulan para pendamping menteri dan eksekutif lainnya yang berbdan hokum. Tujuan OASE, kata Erni, mendukung program Nawacita, terutama yang terkait dengan upaya revolusi mental dan pemberdayaan masyarakat,” kata Erni.
 
Dalam acara tersebut, Mufidah Jusuf Kalla juga melantik para istri Gubernur Hasil Pilkada tahun 2015 sebagai Ketua Dekranasda Provinsi periode 2016-2021 dengan membacakan Surat Keputusan.(Joehumas).

Berita Terkait