PJ Bupati Sambut Imlek Penuh Sukacita

PJ Bupati Sambut Imlek Penuh Sukacita

  Kamis, 4 February 2016 10:01
IMLEK: Arakan naga dan barongsai memeriahkan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh di Kabupaten Bengkayang.AIRIN//PONTIANAKPOST

Berita Terkait

BENGKAYANG--Seluruh masyarakat antusias menyambut perayaan tahun baru Imlek 2567 dan Cap Go Meh Tahun 2016 di Kabupaten Bengkayang. Keberagaman etnis dan budaya bersatupadu memeriahkan hari raya imlek secara bersama-sama. Pernak-pernik Imlek menghiasi sepanjang jalan raya dan pusat perbelanjaan.

Semarak kemeriah menyabut imlek semakin terasa dengan kehadiran arak-arakan naga dan barongsai. Arakakan tersebut dimainkan anak-anak remaja dari kultur yang berbeda. Kehadiran tahun baru imlek ini tidak hanya disambut meriah oleh kalangan tionghua. Tetapi seluruh masyarakat beserta pemerintah daerah ikutserta merayakan tahun baru  Imlek dan cap go meh dengan penuh sukacita.

"Imlek tahun ini lebih meriah. Arakan naga yang ditampilkan cukup menarik perhatian masyarakat," ucap Warga Bengkayang Andre (36), Rabu (3/2) saat ditemui di Pasar Kabupaten Bengkayang. Dia mengatakan keberagaman budaya sudah menjadi bagian dari jatidiri bangsa Indonesia. Nilai budaya dan tradisi daerah adalah kekayaan yang dimiliki masyarakat. Untuk itu masyarakat harus bisa menjaga dan melestarikannya dengan baik.

Ia menyatakan keberagaman setiap sukubangsa bisa terjaga dengan baik. Apabila setiap daerah saling menghormati dan menghargai antara satu sama lain. Supaya tidak terjadi konflik dalam kehidupan bermasyarakat. "Kita harus saling mendukung dalam hal kebaikan. Jangan ada perbedaan antara suku maupun golongan. Apalagi kita sebagai satu bangsa harus mempertahankan keanekaragaman yang dimiliki," ungkap ayah tiga anak. 

PJ Bupati Bengkayang Drs. Moses Ahie, M.Si menyampaikan selamat perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh 2016. Seluruh masyarakat harus bisa saling mendukung. Supaya kemeriahan tahun baru Imlek bisa dirasakan masyarakat di Kabupaten Bengkayang.

"Kita semua harus saling menghargai. Demi terciptanya kerukunan antar sukubangsa. Bagaimanapun perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh merupakan bagian dari kekayaan budaya bangsa Indonesia," terangnya. Dia menuturkan selain itu tahun baru Imlek dan Cap Go Meh harus bisa dijaga keamanannya. Sehingga kemeriahan tahun baru Imlek bisa terwujud dengan baik di Kabupaten Bengkayang.

Ia mengungkapkan kemeriahan hari raya Imlek harus bisa memberikan makna tersendiri dalam kehidupan bermasyarakat. Serta menjadi bagian evaluasi untuk masyarakat membangun daerah di Kabupaten Bengkayang. "Momen imlek dan cap go meh bukan hanya sebatas perayaan seremonial. Tetapi memiliki makna untuk menyatukan dan memajukan pembangunan daerah," tukas Mantan Wakil Bupati Bengkayang 2000-2005. (irn)

Berita Terkait