Pipa Bacor, Laporkan!

Pipa Bacor, Laporkan!

  Selasa, 12 April 2016 09:50
M Sainihadi

Berita Terkait

DEMI meningkatkan kualitas pelayanan suplai air bersih kepada pelanggannya, PDAM Tirta Kapuas terus berupaya menekan angka kebocoran pipa jaringan yang selama ini menjadi keluhan. Langkah ini efektif, lantaran jalur yang sebelumnya susah air, kini mulai mengalir. Kondisi tersebut tentu saja berdampak kepada meningkatnya jumlah pelanggan PDAM dalam kota, dari 9.800 menjadi 10.300 pelanggan.

Selain membenahi pipa-pia PDAM yang bocor, juga dilakukan penggantian dan pencucian jaringan pipa distribusi. Direktur PDAM Tirta Kapuas, Mohamad Sainihadi, menjelaskan bahwa tingkat kebocoran jaringan pipa khusus dalam Kota Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara, cukup tinggi. Demikian juga di daerah Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan, diakui dia juga jika tingkat kebocoran pipanya lebih tinggi dibanding yang di dalam kota.

“Pengecekan pipa bocor dan pencucian pipa, kami mulai dari daerah Kota Putussibau, Kecamatan Putussibau Utara. Kemudian kami lanjutkan ke daerah Kedamin, Kecamatan Putussibau Selatan," kata Saini, Senin (11/4) di Putussibau. Untuk dalam kota, sedikit demi sedikit, dipastikan dia jika kebocoran pipa sudah ditangani dengan baik, terutama pipa distribusi. Perbaikan tersebut bahkan disertai mereka dengan penggantian peralatan yang sudah rusak dan pencucian.

Saini menjelaskan, untuk pencucian pipa sudah dilakukan mereka di beberapa titik, di mana banyak ditemukan pipa yang sudah lama bocor, tetapi tidak segera ditangani. Mantan Ketua KPU Kabupaten Kapuas Hulu ini, menyebutkan jika tingkat kebocoran pipa distribusi selama ini cukup tinggi. "Untuk pencucian pipa sudah ada 5 – 6 titik kami lakukan, terutama wilayah kecamatan Putussibau Utara,” terangnya dengan ramah.

Pipa yang bocor dan ditemukan langsung ditangani mereka. Karenanya dia sangat berharap, jika menemukan pipa PDAM yang bocor, pelanggan segera melaporkan ke petugas PDAM. “Yang bocor banyak, satu-satu sudah ditemukan. Karena kebocoran sangat tinggi," tuturnya.

PDAM, ditegaskan dia, akan terus berupaya meningkatkan tekanan suplai, sehingga air bisa sampai kepada pelanggan, walaupun tetap harus disedot.

Wilayah yang sering terganggu, kata dia, yakni Pala Pulau dan daerah Danau Kayan. Karenanya, mereka akan memperkuat bagian transmisi distribusi. Kemudian mereka juga akan melakukan peningkatan fasilitas, SDM, serta penambahan personel. Bahkan jadwal kerja pun akan ditingkatkan mereka. “Untuk layanan gangguan lebih cepat bisa menghubungi nomor pelayanan gangguan yang tersdia pada struk tagihan rekening PDAM.” (aan)

Berita Terkait