Pintu Gerbang Terancam Ambruk

Pintu Gerbang Terancam Ambruk

  Senin, 17 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Pintu gerbang selamat datang diperbatasan Kota Putussibau dengan Kecamatan Kalis yang terletak di Jalan Lintas Selatan KM 12, terancam ambruk. Pemerintah Daerah (Pemda) Kapuas Hulu diminta segera memperbaiki gerbang itu. Karena bisa membahayakan pengguna jalan yang melintasi gerbang yang sewaktu-waktu bisa ambruk, terlebih pada saat hujan disertai angin kencang.

Kepada koran ini, Yonok seorang pengendara mengatakan, kondisi pintu gerbang saat ini sudah tidak lagi berdiri tegak. Itu dikarenakan kondisi tanah pada bangunan pintu gerbang tersebut merupakan tanah gambut.

"Pintu gerbang itu miringnya menghadap ke badan jalan, kalau dilihat dari jarak jauh seperti mau tumbang. Dikhawatirkan, kalau hujan disertai angin kecang tumbang ke jalan,” ucapnya.

Dijelaskannya, tinggi pintu gerbang tersebut sekitar 30 meter keatas, dengan lebar bangunan sekitar 4 x 4 meter.

"Dari kota Putussibau jika naik sepeda motor sekitar 20 menit sudah sampai gerbang," katanya. Pengemudi lainnya Rusdi mengaku khawatir jika melintas gerbang, dikarenakan bila dilihat dari kejauhan gerbang seperti akan tumbang kejalan,pada kiri dan kanan gerbang sama-sama miring.

"Disekitar pintu gerbang itu sepi, kiri kanannya tanah gambut yang sudah tidak ada pohon, sehingga berpotensi tumbang jika ditiup angin," tuturnya. Biasanya pengguna jalan baik roda dua maupun roda empat, jika melintasi pintu gerbang tersebut memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi, hal ini dikarenakan jalannya yang lurus dan mulus. Selain itu juga takut gerbang itu tiba-tiba ambruk.

Bahkan, kata Rusdi, ketika truk bermuatan melintas dipintu gerbang itu, kelihatan bangunan gerbang bergoyang. Selain itu, pintu gerbang tersebut biasanya juga dijadikan tempat untuk mengabadikan foto-foto. Baik masyarakat yang berasal dari kota Putussibau, maupun yang berasal dari wilayah luar.

"Kalau sudah sore banyak yang foto-foto di pintu gerbang itu, padahal sangat rawan roboh,"katanya.

Dia berharap Pemda Kapuas Hulu dapat segera memperbaiki pintu gerbang tersebut, sebelum menimbulkan korban jiwa. "Sebenarnya kesalahan bangunan itu, pada perencanaanya, mengapa sudah tau kalau disitu tanah gambut masih didirikan bangunan setinggi itu,"katanya. Mestinya, jika pu  harus dengan bangunan yang tinggi. Pondasi bangunan itu harus kuat, supaya tidak miring.(aan)

 

 

 

 

Berita Terkait