Pimpinan SKPD Terancam Sanksi

Pimpinan SKPD Terancam Sanksi

  Jumat, 1 July 2016 09:24
SERAHKAN SK: Sekda Mempawah, Mochrizal menyerahkan SK CPNS Pemkab Mempawah. WAHYU/PONTIANAK POST

Berita Terkait

MEMPAWAH – Pemerintah Kabupaten Mempawah mengambil sumpah dan janji 35 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lolos dari formasi tahun 2013 lalu. Sumpah dan janji CPNS tersebut dipimpin Sekda Mempawah, Drs. Mochrizal di Aula Kantor Bupati Mempawah, Rabu (29/6) pagi.

Dalam amanatnya, Sekda mengingatkan meminta aparatur Pegawai Negeri Sipil (PNS) senantiasa berintegritas dan professional dalam menjalankan tugas dan tanggungjawabnya sebagai pelayan masyarakat.

 “Pegawai harus transparan dan komitmen untuk senantiasa melayani publik. PNS pun harus berani bertanggung jawab terhadap segala tindakan yang dilakukan. Serta selalu konsisten dan terus belajar bersikap positif,” pesan Mochrizal.

Mochrizal menerangkan, sumpah dan janji PNS tersebut merupakan bentuk komitmen ketaatan aparatur pada kewajibannya. Termasuk tidak melanggar kode etik dan larangan sebagai seorang PNS. Ia mengingatkan, sumpah dan janji tidak saja dipertanggungjawabkan kepada pemerintah, masyarakat, maupun diri sendiri, melainkan yang utama kepada Tuhan Yang Maha Esa.

 “Hendaknya sumpah dan janji jangan hanya sebatas acara seremonial belaka. Tetapi harus dapat tecermin dalam sikap dan perilaku dalam diri pegawai itu sendiri. Baik dilingkungan kerja, keluarga dan masyarakat,” tegasnya.

Lebih jauh, Sekda mengingatkan agar seluruh jajaran PNS senantiasa patuh dan tata  terhadap segala peraturan yang bersifat mengikat. Salah satunya, aturan berkenaan dengan disiplin PNS yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 53 Tahun 2010 dan Peraturan Kepala BKN Nomor 21 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Salah satunya, sanksi bagi PNS yang melanggar jam masuk kerja.

 “Penting juga bagi pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) untuk dapat mensosialisasikan peraturan ini kepada seluruh PNS di lingkungan unit kerjanya. Sehingga tidak ada lagi pegawai yang berkata tidak tahu mengenai apa yang menjadi kewajiban dan larangan bagi seorang PNS tersebut,” cecar Sekda.

Masih dalam kesempatan itu pula, Mochrizal mengingatkan pimpinan unit kerja untuk melaksanakan pembinaan kepada pegawai yang tidak disiplin dalam menjalankan tupoksinya. Nah, bagi pimpinan yang tidak mampu memberikan pembinaan yang baik, maka akan dikenakan sanksi dari pemerintah.

 “Jika tidak membina jajarannya, maka sanksi disiplin akan dijatuhkan kepada pimpinan unit kerja bersangkutan. Hal itu sebagaimana ditetapkan dalam pasal 21 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010,” ungkap Mochrizal.

Usai mengambil sumpah dan janji, Mochrizal secara simbolis menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan 25 CPNS dilingkungan Pemerintah Kabupaten Mempawah.(wah)

Berita Terkait