Pilkada , Rusak, Dimusnahkan

Pilkada , Rusak, Dimusnahkan

  Kamis, 3 December 2015 12:09
DIBAKAR: KPU Sintang memusnahkan kertas surat suara yang rusak, Rabu (2/12), kemarin. SUTAMI/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

KOMISI Pemilihan Umum memastikan tidak ada kertas suara melebihi jumlah pemilih. Begitu juga dengan kertas suara rusak saat di Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kertas suara rusak dan lebih yang ditemukan saat sortir dimusnahkan.

Pemusnahan kertas suara rusak dan kelebihan berlangsung di halaman KPU Sintang.  Sebanyak 357 lembar kertas suara yang dimusnahkan. Terdiri atas  204 kertas suara rusak dan 153 surat suara yang kelebihan. Pemusnahan disaksikan anggota KPU Provinsi Kalbar, Kasiono, seluruh anggota komisioner KPU Sintang, perwakilan Panwaslu, kepolisian, kesbangpol dan Satpol PP.

Ketua KPU Sintang Supranto Aji, mengatakan, kertas suara yang sudah dimusnahkan dibuatkan berita acaranya. Seperti kertas suara rusak karen cetakannya tembus sampai ke bagian belakang, cetakan mengkerut, dan ada kertas suara yang bagian belakangnya tak tercetak.    

Supranto memastikan kertas suara yang rusak akan diganti. Kecuali atas surat suara yang berlebih. Hanya dimusnahkan,  tapi tak diganti. Sementara pemusnahan, lanjut dia, dilakukan KPU, guna mengantisipasi  terjadi penyalahgunaan terhadap kertas suara.Sementara  total  surat suara yang dicetak untuk  Pilkada Sintang sebanyak 306908 lembar. Keseluruhan kertas suara didistribusikan bersamaan dengan tinta, bantalan, serta alat kelengkapan Pilkada lainnya.

Ia menambahkan hingga 2 Desember kemarin, logistik Pilkada sudah didistribusikan ke tiga kecamatan. Yakni Serawai,Ambalau, dan Kayan Hulu. "Kalau ke kecamatan Serawai dan Ambalau masih dalam perjalanan, karena diangkut menggunakan motor air. Logistik diberangkatkan kesana 30 November lalu. Kalau ke Kayan Hulu, logistiknya sudah sampai diibukota kecamatan," kata Supranto.

Sementara, distribusi logistik Pilkada ke  kecamatan Ketungau Tengah, Hilir, Hulu Sepauk dan Tempunak akan  dikirim  3 Desember (hari ini.  "Tanggal 5 Desember khusus untuk Kecamatan Binjai, Sungai Tebelian, Kelam dan Dedai.Kita optimis pengiriman sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sampai hari ini belum ada kendala yang dialami dalam proses pengiriman,” katanya. (stm)

 

Berita Terkait