Pilkada 2018, Sutarmidji Tidak Lewat Jalur Independen

Pilkada 2018, Sutarmidji Tidak Lewat Jalur Independen

  Senin, 11 April 2016 09:00
Sutarmidji

Berita Terkait

PONTIANAK- Wali kota Pontianak, Sutarmidji mengatakan akan tetap bersama partai dan tidak maju lewat jalur independen pada Pilkada Serentak 2018 mendatang. Ia menegaskan hal itu walaupun PPP sedang terpecah.

Sebagai seseorang yang besar melalui partai, dia tetap percaya terhadap kebesaran Partai Kakbah tersebut. Jalur independen menurutnya hanya bagi mereka yang tidak mendapatkan dukungan partai. “Orang partai ngapain independen? Ndak dapat partai yaudah ndak usah nyalon,” katanya Sabtu (9/4).

Menurutnya, partai merupakan jalan bagi orang-orang yang ingin dan pantas untuk menduduki kursi di DPRD ataupun DPR. Seseorang dapat tetap maju lewat partai walaupun kondisinya sedang terpecah, seperti PPP yang sedang mengalami perpecahan menjadi dua kubu sekarang ini.

Sepanjang partai dapat menyalonkan nama-nama berkualitas, menurutnya tidak akan menimbulkan masalah bagi orang-orang yang akan mencalonkan diri melalui partai tersebut.

Ditanya mengenai kisruh PPP saat ini, ia menegaskan tetap berpegang pada putusan No. 601 yang dikeluarkan Mahkamah Agung. Menurutnya Muktamar Islah kemarin hanya muktamar abal-abal dan tidak sesuai dengan anggaran dasar rumah tangga partai.

Ia menegaskan akan tetap berada di kubu Djan Faridz. Kalaupun Menkumham mengeluarkan SK soal Muktamar Bandung, ia memastikan PPP akan menggugatnya langsung. Buktinya gugatannya ada di keputusan pengadilan tersebut. “Apapun jadinya, karena itu yang benar, kita yang benar,” ungkap Midji. (mif)

Berita Terkait