Pilihan Hidup sebagai Penulis: Page 2 of 2

Pilihan Hidup sebagai Penulis

  Senin, 31 Oktober 2016 09:35
BERPUISI : Aan Mansur membacakan puisi ciptaanya di hadapan ratusan peserta bedah buku di Kalbar Book Fair 2016, Jumat (28/10).

Berita Terkait

Trik Menulis ala Aan Mansur

Menulis merupakan proses kreativitas seseorang. Masing-masing penulis memiliki gayanya sendiri. Begitu pula Aan Mansur. Berikut beberapa trik yang bisa Anda praktikkan. 

*Menulislah
Trik menulis itu sederhana yakni menulislah sampai Anda kehabisan kata-kata, tapi jangan sampai Anda kehabisan kata-kata. Mudah tapi juga sulit. 

*Pahami proses kreatif diri
Setiap penulis akan menemukan proses kreativitas dirinya. Seperti Aan, yang terbiasa menulis di waktu malam. Kebiasaan ini sudah dilakukan sejak kecil. Dirinya agak terganggu, jika ada orang-orang di sekitarnya saat menulis. 

*Waktu kerja 24 jam
Waktu bekerja bagi seorang penulis adalah 24 jam. Seperti dilakukan Aan, yang asyik menguntai kata demi kata menjadi sebuah makna cerita ataupun puisi. Siang hari digunakan untuk mengedit tulisannya. Jika tak ada lagi yang ingin diedit, ia keluar melakukan riset untuk bahan karya-karya selanjutnya. 

*Semakin banyak pertanyaan, semakin ingin menulis
Inspirasi menulis bagi setiap orang bisa datang dari mana saja. Keinginan untuk terus menulis bisa berasal dari pertanyaan-pertanyaan yang sedang dipikirkan. Semakin banyak pertanyaan-pertanyaan dalam benak, maka akan lebih banyak bahan untuk ditulis. Aan pun lebih senang mencari tahu hal-hal yang dia tidak tahu, dan menuliskannya dibanding menulis untuk memberitahu apa yang sudah dia ketahui. 

*Berangkat dari akar budaya
Hidup dikalangan masyarakat suku Bugis di Makasar secara tidak langsung membentuk karakter kepenulisannya. Aan mengatakan secara tulisan ia menulis menggunakan bahasa Indonesia, tetapi dalam cara berpikirnya ia menggunakan cara berpikir orang Bugis. Menurutnya, jika suatu daerah masih sedikit penulis maka ada banyak bahan yang bisa Anda tulis. 

*Riset bukan hal yang rumit
Jangan pikirkan riset adalah sesuatu yang rumit. Riset bagi seorang penulis bisa dari hal-hal yang sederhana bahkan sesuatu yang disukai dan yang membahagiakan. 

*Tak jemu perbaiki tulisan
Aan Mansur belajar banyak dari dinamika kepenulisan. Diterima pembaca atau tidak, ia terus menulis dan memperbaiki tulisannya. Baginya sama seperti seseorang bisa bertahan bertahun-tahun menyelesaikan kuliah, bertahan untuk semangat mengerjakan skripsi. Kenapa harus putus asa untuk terus memperbaiki tulisannya. 

*Tidak harus terkotak-kotak
Aan terkenal lewat puisi-puisinya di film AADC2, tapi jauh sebelum itu ia juga punya karya-karya terbaik lainnya yang disenangi pembaca. Tak hanya puisi, ada pula cerpen, novel. 

*Skill mengemas
Salah satu faktornya menarik tidaknya sebuah tulisan adalah cara penulis mengemasnya. Setiap penulis memiliki keunikan tersendiri dalam menyajikan karyanya. Disinilah dituntut seni mengungkapkan kata-kata tersebut. 

*Banyak Membaca
Menulis tentu harus diimbangi dengan banyak membaca. Ada banyak karya-karya luar biasa dari para penyair Indonesia yang mungkin belum banyak dibaca anak muda. (mrd)

 

Berita Terkait