Pidato Karolin-Gidot Bangkitkan Semangat Generasi Muda

Pidato Karolin-Gidot Bangkitkan Semangat Generasi Muda

  Rabu, 10 January 2018 13:29
DEKLARASI : Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) 2018-2023 Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot saat memberikan orasi politik di hadapan ribuan simpatisan dalam acara deklarasi di Rumah Radakng, Rabu (10/1). SHANDO SAFELA PONTIANAK POST

Berita Terkait

Wakili Orang Kampung dan Masyarakat Pedalaman

PONTIANAK-Bakal calon gubernur dan wakil gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) 2018-2023 Karolin Margret Natasa dan Suryadman Gidot mendeklarasikan diri di rumah Radakng Pontianak, Rabu (10/1).

Sejak pagi ribuan simpatisan sudah memadati lokasi kegiatan. Mereka mengenakan pakaian berwarna dominan merah, biru dan putih, sesuai koalisi tiga partai pengusung PDIP, Demokrat dan PKPI.

Pasangan Karolin-Gidot menjadi pasangan ketiga yang mendeklarasikan diri sebagai calon gubernur dan wakil gubernur Kalbar, setelah sebelumnya pasangan Midji-Norsan dan Milton-Boyman.

Sekitar pukul 11.40 WIB, kedatangan Karolin-Gidot disambut dengan kesenian barongsai. Tiga barongsai mengantar rombongan dari pintu gerbang menuju panggung. Terlihat hadir para petinggi, pengurus DPP tiga partai pengusung, termasuk Ketua DPD PDIP Kalbar Cornelis, Anggota DPR RI Dapil Kalbar Lasarus, Michael Jeno, Erwin Tobing, Erma Suryani Ranik serta beberapa wali kota dan bupati.

"Merdeka, merdeka, merdeka," teriak Karolin lantang membuka orasi politiknya.

Dalam orasi pokitiknya, Karolin menyakinkan para pendukungnya bahwa ia dan pasangannya sangat layak memimpin Kalbar ke depan. Adanya pemimpin muda sekaligus akan membawa semangat dan energi baru di provinsi ini.

"Hari ini kami akan mengukir sejarah baru bahwa ada seorang perempuan muda yang pertama kali bakal mencalonkan diri sebagai gubernur," ucapnya.

Ia mengaku tak pernah gentar, sebagai satu-satunya calon perempuan dalam kontestasi Pilgub Kalbar 2018. "Memang secara bilogis saya perempuan, tapi jangan ragukan kejantanan saya," tegasnya.

Dari pengalamannya selama ini, mulai dari menjabat sebagai anggota DPR RI dua periode hingga bupati Kabupaten Landak, wanita 35 tahun ini optimis bisa memberikan kemajuan untuk Kalbar. "Apa yang kurang dan belum lengkap dari diri saya tentu akan dilengkapi oleh calon wakil gubernur saya," kata Karolin.

Pasangan ini dinilai ideal mewakili orang kampung atau masyarakat pedalaman. Melihat latar belakang mereka berdua yang berasal dari Kabupaten Landak dan Bengkayang. "Kita masyarakat yang ada di desa tentu ingin memiliki jalan yang bagus dan lebar seperti di kota, infrastruktur yang baik seperti di kota," ucapnya yang kemudian disambut riuh masyarakat yang hadir.

Sementara itu bakal calon wakil gubernur Kalbar Suryadman Gidot mengatakan, Karolin memang masih muda dan ia sendiri pun belum cukup tua. Semangat muda, menurut dia bisa memberikan harapan yang luar bisa kepada Kalbar, agar generasi kini dan ke depan bisa lebih maju.

"Perlu dicatat, hari ini yang mendaftar (gubernur dan wakil) adalah seorang dokter dan guru, itu merupakan indikator pendukung Indeks Pembangunan Manusia (IPM), dua sektor ini yang menggaransinya (IPM)," pungkas Gidot yang juga ketua DPD Demokrat Kalbar itu.(bar)

Berita Terkait