Petite is Awesome

Petite is Awesome

  Minggu, 22 May 2016 11:17

Berita Terkait

Memiliki tubuh yang terbilang imut nan petite terkadang bisa membuat berbagai dilema. Iya, dilema apakah tubuh ini emang nggak bisa tinggi lagi kayak orang lain? Tentunya setiap orang pengen dong punya tubuh proporsional yang menawan. Tetapi nggak semua orang mendapat anugerah seperti itu. Nonetheless, being a petite have a excess and shortage. Oleh karena itu, buat kamu yang bertubuh petite, sedang atau tinggi harus membaca ulasan berikut agar kamu semakin bersyukur.

Rida Asanadya, 18 tahun

Teknik Sipil UNTAN

“Paling suka kalo dibilang awet muda. Imut dan lucu kayak anak kecil. Nggak perlu ruang yang besar lagi jadi bisa gampang kalo mau nyempil. Pastinya hemat baju juga karena ukuran badannya jarang berubah. Susahnya sih kalo lagi ngambil barang yang tinggi harus pake alat bantu seperti kursi. Kalo cari ukuran sepatu pengennya sepatu yang sesuai umur tapi nggak ada. Ada sih sepatu yang sesuai ukuran tapi modelnya anak-anak banget.”

Sometimes tubuh mungil emang berpengaruh dengan ukuran kakimu. Wajar aja ya kalo ukuran kakinya kecil karena badannya imut. Tapi nggak perlu bersedih hati kalo nggak ada sepatu idaman hati yang sesuai dengan ukuran kaki. Nggak dapet sepatu di store terdekat? Masih ada online shop kok. Bahkan beberapa online shop menyediakan sepatu handmade jadi kamu bisa request sepatu seperti keinginanmu. 

 

Noviany Pratiwi, 17 tahun

SMA Negeri 3 Pontianak

“Enaknya punya tubuh yang mungil itu bisa buat kita jadi awet muda apalagi yang tubuhnya kecil selalu diutamain. Kalo dukanya dari dibilang bocah sampai orang nggak bakal nyangka kalo aku udah lulus SMA. Malahan masih cocok dibilang anak-anak sampe anak kecil kadang lebih besar dariku. Kadang aku mikir gimana caranya buat tinggi sih. Jangan pernah lupa bersyukur. Tapi apa salahnya kalo kita berusaha untuk memperbaiki dan memperindah ciptaan yang udah diberikan Sang Pencipta. Aku sebagai perwakilan dari para cewek mungil mau ngasi tahu jangan malu pada diri sendiri. Syukuri apa yang ada. Ingat nggak semua orang kecil itu tertindas. Semangat! Aku pengennya orang mungil itu nggak perlu malu sama keadaannya yang buat dia berhenti berkarya sampe harus buang impian karena pengaruh factor pertumbuhan. Apalagi karena bullying! Nggak banget deh. Mungil nggak berarti buat kita jadi tertindas. Yang penting kita punya kemauan buat maju.”

We’re totally agree with you dear. Mem-bully orang yang tubuhnya mungil itu nggak banget. Mungkin buat yang mem-bully hanya sebagai lucu-lucuan. Tapi gimana efeknya buat yang di-bully? Bisa aja korban bully menunjukkan keadaan yang looks so fine. Perasaannya gimana? Nggak ada yang tahu perasaan tiap orang. Hal yang paling ditakutkan apabila bully-an tersebut malah membuat korban menjadi terpuruk hingga menghambat dirinya buat maju. Daripada mem-bully mending selalu berikan support kepadanya. Tentunya melihat teman bahagia akan membuatmu ikut bahagia juga kan? (ind)

Berita Terkait