Peserta Kapal Pemuda Nusantara Berbaru dengan Warga

Peserta Kapal Pemuda Nusantara Berbaru dengan Warga

  Selasa, 11 Oktober 2016 08:42

Berita Terkait

Jadi Penyampai Pesan buat Pemerintah

SUKADANA – Pemuda dan pemudi Indonesia yang lolos seleksi Kapal Pemuda Nusantara, siap menampung segala masukan masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. Para pemuda yang akan meramaikan perhelatan Sail Selat Karimata tersebut akan berbaur dengan masyarakat.

Terkait hal ini, Elsa Widyastuti, ketua Umum DPP KAKPN, Elsa Widyastuti, mereka kelak akan membaur dengan masyarakat. Mereka, menurut dia, akan menampung segala permasalahan di masyarakat. Apa yang disampaikan masyarakat kepada mereka, diharapkan dia nantinya akan menjadi acuan untuk mendorong Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah dalam menyejahterakan masyarakat.

“Untuk kegiatan, kita ada kegiatan baksos, menggali, melihat situasi di masyarakat, nantinya kita juga meminta proposal masukan, apa saja sih yang bisa dilakukan pemerintah daerah untuk memajukan Kayong? Nantinya juga masukan dari teman-teman peserta (Kapal Pemuda Nusantara) itu akan diajukan juga ke Kementerian Pemuda dan Olahrga (Kemenpora), selain itu juga dari proposal yang mereka buat, harapannya tidak hanya dilakukan di Kayong, tapi di beberapa daerah lain juga yang mungkin kondisinya sama seperti di Kayong,” terang Elsa saat ditemui di Kantor Desa Pangkalan Buton, Kecamatan Sukadana, Minggu (9/10) pagi, usai diterima Bupati beserta jajaran.

Mengenai kegiatan mereka tersebut, dijelaskan dia telah berjalan sejak 2003. Pada awalnya mereka berada di bawah wewenang Kementerian Pendidikan. Namun, sambung dia, seiring perjalanan waktu, maka kegiatan Kapal Pemuda Nusantara ini berpindah ke Kemenpora. Dikatakan dia, pada 2010, mereka terlibat dalam rangkaian kegiatan Sail, termasuk Sail Selat Karimata. “Kalau Kapal Pemuda Nusantara itu berjalan sejak tahun 2003, waktu itu masih di Kementerian Pendidikan, ketika di zaman (Presiden) SBY, sekitar tahun 2005 itu ada Kemenpora, terus Kemenpora di bawahnya KPN, terus dari tahun 2005 sampai sekarang  di bawah Kemenpora,” tuturnya.

Dirinya menjelaskan untuk proses seleksi Kapal Pemuda Nusantara, telah dilakukan di tingkat provinsi. Seluruh provinsi, menurut dia, melakukan seleksi dan mengirim perwakilan untuk mengikuti kegiatan Kapal Pemuda Nusantara. “Pada tanggal 16 (Oktober) kita baru bertolak ke Pontianak. Ini seleksinya dari 34 provinsi di seluruh provinsi yang ada di Indonesia. Jadi seleksinya perdaerah, perprovinsi. Kemenpora memberikan ke Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) untuk menyeleksi, setelah itu peserta yang lolos itu dikirim ke pusat,” terangnya.

Ia menambahkan, untuk saat ini terdapat 99 peserta Kapal Pemuda Nusantara. Namun untuk Provinsi Papua Barat, disayangkan dia, pada tahun ini tidak mengirimkan perwakilannya. “Saat ini ada 99 peserta, karena dari Papua Barat tidak mengirimkan perwakilannya, setiap provinsi terdapat tiga orang,” tutupnya. (dan)

Berita Terkait