Persiapan Sail Karimata Dimatangkan

Persiapan Sail Karimata Dimatangkan

  Selasa, 11 Oktober 2016 09:30
TIBA: Rombongan yachter tiba di Sukadana, Kayong Utara, Senin (10/10) untuk mengikuti Sail Selat Karimata. Even ini akan diikuti ratusan yachter dari berbagai negara. BAPPEDA KKU FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Pengamanan Libatkan Ribuan Personel TNI-Polri

KUBU RAYA – Pemerintah daerah, bersama TNI, Polri dan pihak terkait terus mematangkan perhetalan Sail Selat Karimata yang digelar di Kabupaten Kayong Utara pertengahan Oktober mendatang. Demikian pula dari sisi keamanan. Sebanyak 3.309 personil gabungan TNI/Polri diterjunkan untuk pengamanan perhelatan nasional tersebut.  

Personel dilepas secara simbolis oleh Pangdam XII Tanjung Pura Mayjen TNI Andika Perkasa, Kapolda Kalbar Irjen Pol Musyafak MM dan Danlanud Supadio Marsekal Pertama Tatang, kemarin.

Sebelum dilepas, para petinggi TNI dan polri tersebut mengecek satu persatu sarana operasional dalam mengamankan even yang akan dihadiri Presiden Joko Widodo itu.

Setelah pasukan dan peralatan digelar dan dilakukan pengecekan, mereka langsung persiapan untuk berangkat ke Kayong Utara melalui dua jalur, yaitu Jalur darat dan Jalur Laut dan Sungai.

Pasukan polisi yang digeser melalui darat Pontianak, Tayan, Balai Bekuak dan Kayong Utara sebanyak 546 personel. "Sebagian melewati Tayan, dan selebihnya melalui jalur laut dan sungai," kata Kapolda Kalbar Musyafak.

Danlanud Supadio, Marsekal Pertama TNI Tatang Herlyansyah mengatakan, pihaknya terus mematangkan persiapan pengamanan diudara termasuk di darat bersama pihak terkait lainnya. 

“Kami juga akan berkoordinasi dengan pihak PT Angkasa Pura, karena jelang hingga puncak Sail Karimata diperkirakan jumlah penerbangan akan lebih banyak dibanding hari-hari biasanya,” kata Tatang. 

Tatang menambahkan, pengamanan untuk kawasan bandara tidak hanya dilakukan di Bandara Supadio, namun juga dilakukan di Bandara Rahadi Oesman Ketapang dan di Sukadana, Kayong Utara. “Salah satu fokus pengamanan yang akan kami lakukan yakni pengamanan pada kedatangan RI I (presiden) yang rencananya akan langsung menggunakan pesawat dari Bandara Supadio langsung ke Sukadana,” terangnya. 

Tidak hanya itu, Tatang mengatakan pihaknya juga mempersiapkan pengamanan berama pasukan TNI lainnya di darat untuk meningkatkan pengamanan yang juga di cover melalui pengawasan melalui udara. “Sejauh ini semua persiapan berjalan lancar, dengan adanya koordinasi yang baik lintas sektor kami harap semua rangkaian kegiatan sail karimata ini berjalan aman, lancar dan sukses,” ujarnya.

Kapolda Kalbar Irjen Musyafak mengatakan, even Sail Karimata merupakan gawai semua pihak, hanya lokasinya di Kabupaten Kayong Utara. Dampak kegiatan tersebut sudah dirasakan manfaatnya oleh Masyarakat setempat. “Sebagai bagian dari warga Kalimantan Barat harus mendukung kegiatan ini. Santun dan ramah dalam menerima tamu dari manca negara.”

Presiden Joko Widodo, ibu negara dan sejumlah menteri dijadwalkan hadir dalam acara tersebut. Presiden juga akan berdialog dengan masyarakat Kayong Utara.

Sementara itu, Panglima Kodam XII Tanjungpura, Mayor Jenderal TNI Andika Perkasa mengatakan, salah satu tujuan apel bersama TNI-Polri adalah untuk mengecek kesiapan pasukan pengamanan yang telah digelar. Baik kesiapan personel maupun kesiapan materiil pada saat kedatangan presiden mendatang. Hujan Lebat Berpotensi Guyur Sail Karimata 

Berpotensi Hujan

Potensi hujan lebat terjadi di kawasan pesisir perairan ketapang (dalam peta disebut Selat Karimata bagian utara) tepat tanggal 15 Oktober 2016. Prakirawanan BMKG Stasiun Metereologi Maritim Pontianak Mara Sahran Hasibuan menyebutkan potensi hujan lebat dengan kategori di atas 50 milimeter perhari.

"Biasanya disertai dengan anging kencang bisa lebih dari 15 knot," kata Mara kepada Pontianak Post di kantornya sore kemarin. Untuk tanggal 11 Oktober cuaca berpotensi hujan sedang di perairan Selat Karimata bagian utara. "Terjadi perubahan cuaca dari cerah berawan menjadi hujan sedang tanggal 11 Oktober. Potensi hujan sedang antara pukul 07.00 hingga 19.00," jelas Mara. 

Kemudian masih ditanggal 11 Oktober malam hingga pagi tanggal 12 Oktober berpotensi hujan sedang di laut Selat Karimata bagian utara. 

Mara menyebutkan untuk kecepatan angin di Selat Karimata bagian utara, tanggal 10 sekitar 15 knot. Kemudian tanggal 11 Oktober 20 knot, lalu tanggal 12 Oktober 15 knot. Selanjutnya tanggal 13 Oktober 20 knot dan 14 Oktober 20 knot. 

Sedangkan untuk ketinggian di Selat Karimata tanggal 10-12 Oktober sekitar 0,1 - 0,5 meter. Selanjutnya, ketinggian gelombang di Selat Karimata tanggal 13 Oktober sekitar satu meter. Lalu ketinggian gelombang tanggal 13 Oktober yakni 0,1 dan 0,75 meter.

“Untuk di pantai ketinggian gelombangnya 0,2 meter. Mendekati Kepulauan Karimata bisa mencapai satu meter,” kata dia. 

Selanjutnya tanggal 14 Oktober dini hari ketinggian gelombang bisa mencapai 1,25 di Selat Karimata bagian utara. Sedangkan di sekitar Ketapang ketinggian gelombang 0,75 meter. (ash/arf/ mse) 

Berita Terkait