Persaingan Ketat Alpha Zetizen of The Year 2016

Persaingan Ketat Alpha Zetizen of The Year 2016

  Senin, 17 Oktober 2016 09:30

Berita Terkait

Sebanyak 34 perwakilan Alpha Zetizen of The Year 2016 telah terpilih. Kemarin (16/10) puncak acara yang ditutup dengan farewell party di Poolside Grand Trawas Hotel berlangsung meriah. Begitu nama-nama pemenang diumumkan, teman satu provinsi langsung berhamburan meneriakkan dukungan pada teman yang dipilih. Suasana malam itu pecah oleh riuh kegembiraan.

TAK mengherankan, sebab, ke-34 orang itu akan mengikuti fun adventure trip ke New Zealand selama sepekan. Dukungan pun mengalir dalam berbagai bentuk. Salah seorang pemenang, Dyna Saimima asal Maluku bahkan justru menangis tak berhenti saat namanya dipanggil maju ke depan. Sementara teman teman satu provinsinya tak henti-henti memberikan ucapan selamat.

            “Puji tuhan! Benar benar nggak menyangka aku bisa terpilih. Aku berterimakasih pada tuhan, keluarga dan teman teman. Rasanya, semua dukungan mereka selama ini langsung terbayar dengan terpilihnya aku,” ungkap Dyna. Ia mengaku akan memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik baiknya. “Aku terharu sekali. Sebab aku benar-benar pengin kesana dan mempelajari Bahasa Suku Maori dan berbagi inspirasi pada teman yang lain sepulang ke Indonesia,” tambahnya.

            Sementara provinsi Kalimantan Barat justru merayakannya dengan cara tak terduga. Mereka menceburkan Zakaria Anshari, Alpha Zetizen of The Year dari daerahnya ke kolam renang. Tentunya itu merupakan ekspresi kebahagiaan yang tak terbendung. “Senang banget lihat si Zaka bisa pergi ke New Zealand. Sebab, dia itu yang paling kecil di antara kita semua. Rasanya kayak melihat adik sendiri yang menang,” ungkap Yoga Aditya Pratama, salah satu Alpha Zetizen asal Kalbar.

            Kompetisi Zetizen National Challenge Go To New Zealand ini bukan sekadar mencari pemenang. Namun juga bertujuan untuk mencari inisiator muda yang aktif dan bisa menjadi influencer positif bagi sekitar. Tak heran dari 34 nama yang terpilih mewakili masing-masing provinsi di Indonesia punya latar belakang beragam. Bukan hanya soal lingkungan, dan kemanusiaan semata, aksi-aksi berupa pemberdayaan ekonomi dan sosial juga tak luput dari perhatian dewan juri.

Aksi yang begitu bagus dari tiap peserta membuat para juri bingung memutuskan siapa yang berhak terpilih. “Penjurian ini memang ketat. Terutama dari daerah dengan aksi aksi yang hampir semuanya bagus,” ujar Melany Tedja, juri yang merupakan representatif dari New Zealand.

            Ada beberapa provinsi yang punya perwakilan dengan kualitas sama rata. Sehingga cukup sulit untuk memilih satu diantara lima Alpha Zetizen daerah tersebut. “Untuk itu, kami menggunakan indikator sebesar apa dampak yang mereka berikan, dan siapa yang akan dapat manfaat paling besar dari perjalanan ke New Zealand,” imbuh  perwakilan Business Development Manager NZ Trade & Enterprise ini.

Menanggapi terpilihnya ke-34 Alpha Zetizen of the Year ini, Azrul Ananda, komisaris utama Jawa Pos Group mengaku begitu bangga. “Saya merinding lihat pertama kalinya kita mengirim perwakilan seluruh provinsi di Indonesia. Dulu saya adalah murid pertukaran pelajar. Menyaksikan ini rasanya seperti melihat lagi keberangkatan saya bersama teman teman dulu. Semoga nanti mereka juga ikut merasakan manfaatnya dan bisa berbagi di masa depan,”ucapnya. Well, congrats to all of you!(nrm/giv)

Berita Terkait