Perketat Perbatasan Hingga Jalan Tikus

Perketat Perbatasan Hingga Jalan Tikus

  Selasa, 26 July 2016 20:56
Polisi mengamati arus lalu lintas orang dan barang yang melewati jalur tikus.

Berita Terkait

UNTUK mengantisipasi aksi terorisme diperbatasan dan  masuknya barang barang ilegal dari Malaysia, Kapolda Kalimantan Barat Brigjen Pol Drs.Musyafak MM menginstruksikan Kapolres dan Kapolsek di wilayah perbatasan untuk memperketat pengawasan. "Bila memungkinkan untuk mengawal wilayah Sempadan kedua negara, perlu dilakukan perondaan atàu patroli terkoordinasi dengan Polisi kedua negara agar disempadan tidak terjadi kejahatan atau siasatan jenayah," kata Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Suhadi SW.

Selama kegiatan berlangsung banyak hal yang dapat diperoleh, diantaranya ditemukan modus baru dalam memasukkan barang dari Malaysia ke Indonesia. Diantaranya memasukkan gula ilegal dengan  menggunakan sepeda motor. Satu orang membawa 3 karung gula ukuran 50 Kg. Belum lagi barang yang lain  seperti daging anoa dari India yang belum terbebas dari penyakit kuku dan mulut . Gas Elpiji ukuran 12 Kg dan lain-lain, termasuk patroli pengecekan Tapal Batas Negara bersama unsur TNI.
Sementara itu yang tidak kalah menariknya adalah semua kendaran yang lalu lalang di Wilayah Perbatasan diperiksa satu persatu, baik kelengkapan kendaraan, barang bawaan yang ada dalam kendaraan, termasuk orang yang ada didalamnya diperiksa.
"Hal ini dilakukan untuk mengantipasi jangan sampai ada pelaku teroris yang masuk Kalbar melalui jalur darat, Entikong, Jagoi Babang Bengkayang,  Badau Kapuas Hulu, Senaning Sintang, Paloh dan Sajingan. Semuanya para anggota melaksanakan kegiatan  operasi pengamanan perbatasan," ujar Suhadi.
Laporan dari Polres Kapuas Hulu, hari  Selasa ( 26/7) jumlah Warga Negara Indonesia yang masuk melalui border dengan menggunakan Pasport ke Sarawak Malaysia, laki laki 34 orang dan Wanita 13 orang.  Sedangkan WNI yang datang atau kembali dari Malaysia laki-laki 14 orang dan Perempuan  9 orang. Kedatangan WNA pemegang Pasport hanya dua orang, terus keberangkatan WNA yang menggunakan Pasport dari Badau sebanyak 7 orang, sementara itu WNI yang berangkat ke Malaysia dengan menggunakan pas Lintas Batas ada 29 orang, sementara itu WNA yang masuk ke Badau menggunakan Kartu Pas Lintas Batas hanya ada satu orang.**

Berita Terkait