Perkembangan Teknologi Pudarkan Budaya

Perkembangan Teknologi Pudarkan Budaya

  Sabtu, 20 February 2016 09:38

Berita Terkait

PERKEMBANGAN teknologi saat ini turut mengiringi budaya-budaya asing yang masuk ke Indonesia. Ditandai dengan perkembangan budaya yang ada di Indonesia. Budaya asing bebas masuk begitu saja, tanpa ada filterisasi. Pada umumnya usia remaja merupakan usia kritis dimana apa yang ia lihat menyenangkan pasti akan ditiru. Budaya-budaya tersebut dapat masuk dengan mudah melalui apa saja, misalnya televisi dengan bentuk film,video klip, dll.

Permasalahan yang sering terjadi yakni pemasaran blue film dalam bentuk DVD dan VCD yang menyebar luas di kalangan remaja. Tidak hanya remaja, anak- anak sekolah dasar (SD) juga menjadi sasaran empuk bagi para oknum yang menjual DVD dan VCD tersebut. Harga yang murah adalah salah satu faktor mengapa dengan mudahnya semua kalangan generasi muda mendapatkan DVD dan VCD yang tak patut untuk ditonton tersebut.

Dampak dari permasalahan sosial ini sangat berat bagi para generasi muda, salah satu dampaknya yakni meningkatnya angka MBA (Married By Accident) saat ini. Gaya hidup remaja yang metropolis seakan sudah tidak terbendung lagi, belum lagi kehidupan malam yang sudah menjaring generasi muda kita. Tidak dipungkiri kuatnya arus negatif dalam kehidupan remaja saat ini memicu remaja untuk mencoba obat-obatan terlarang seperti narkotika, ganja, shabu dan sebagainya, belum lagi gaya hidup sex bebas.

Lalu apa yang harus kita lakukan? Belajar Pendidikan Pancasila, mendalami agama, atau ikut dalam seminar tentang dampak buruk dari permasalahan sosial saat ini? Semua tidak akan begitu berpengaruh jika tidak ada tindakan dari apa yang kita pelajari, apa yang kita dalami dan apa yang kita dengarkan.  Apakah mudah? Tentu saja tidak. Semua membutuhkan proses yang panjang. Lebih baik memperbaiki budaya generasi muda perlahan- lahan dari pada tidak sedikitpun.

 

Elvara Mandalica

Mahasiswa POLTEQ

 

Berita Terkait