Perjudian Meningkat

Perjudian Meningkat

  Selasa, 21 June 2016 10:00
JUDI: Bandar dan pemain judi liongfu dibekuk aparat kepolisian di wilayah hukum Mapolsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.Polsek Sungai Raya For Pontianak Post

Berita Terkait

BENGKAYANG — Selama bulan ramadan dan jelang hari raya Idulfitri angka kejahatan penyakit masyarakat diprediksikan akan semakin meningkat di wilayah hukum Polres Bengkayang, Kalimantan Barat.

 
Tidak hanya kasus barang ilegal yang menjadi fokus perhatian petugas kepolisian. Tetapi kasus kejahatan lain, seperti pencurian sepedamotor maupun perjudian akan dilakukan penindakan apabila diterjadi dalam lingkungan masyarakat.

Kali ini, sedikitnya tiga orang pelaku perjudian bandar dan pemain jenis liongfu dibekuk aparat kepolisian, sekitar pukul 22.30 Wib, Minggu (19/6)  di wilayah hukum Polsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

Ketiga pelaku kini diamankan petugas Polri guna dimintai keterangan lebih lanjut dan dimintai pertanggungjawabab atas perbuatannya. Hasil pemeriksaan petugas dilapangan ditemukan alat bukit yang mengarah kepada kasus perjudian.

“Penangkapan dilakukan pada saat kegiatan operasi pekat dilaksanakan. Kali ini petugas mengamankan tiga pelaku yang diduga sebagai bandar dan pemain judi liongfu,” ucap Kapolres Bengkayang AKBP Bambang Irawan Sik melalui Kapolsek Sungai Raya AKP Afrialdy Agung Perdana, SH kepada media ini.

Dia mengatakan hasil penggeledahan petugas Polri dilapanan menemukan barang bukti berupa satu buah lapak, empat buah dadu liongfu, tiga buah dadu jenis kolok-kolok, tiga buah hap, satu bungkus rokok sebagai alas hap dan  uang sejumlah Rp 690 ribu di rumah kediaman pelaku.

Ia menuturkan adapun nama tersangka yakni bandar judi TB (52), tersangka pemain judi  BKJ (44)  dan TKC (66). Ketiga pelaku perjudian sementara ini diamankan beserta barang bukti yang di sita pada saat penggerbekan dilaksanakan oleh petugas kepolisian Mapolsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

“Kasus perjudian sudah tahu di larang dan melanggar hukum. Tetapi ada saja ditemukan kasus perjudian. Ini yang menjadi persoalan, karena kasus judi membuat keresahan dalam lingkungan masyarakat,” ungkapnya sembari menujukan barang bukti jenis judi liongfu di Mapolsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

Afrialdy menambahkan maraknya kasus perjudian yang ditertibkan oleh petugas kepolisian dilapangan. Hal ini tidak membuat efek jera terhadap pelaku maupun bandar judi di wilayah hukum Mapolres Bengkayang, Kalimantan Barat.

Menurutnya penyakit masyarakat ini, tetap saja terjadi dan tidak bisa dihilangkan begitu saja dalam lingkungan masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada tokoh masyarakat agar bekerjasama dalam memberantas kasus perjudian di wilayah hukum Mapolsek Sungai Raya, Kabupaten Bengkayang.

“Kami minta kepada tokoh masyarakat apabila menemukan kasus perjudian baik liongfu maupun togel segera melaporkan kepada petugas kepolisian. Supaya penyakit masyarakat tidak semakin meluas dan bisa diantisipasi dengan baik. Tersangka apabila terbukit bersalah akan dikenakan sanksi pidana Pasal 303 KUHP, dengan ancaman pidana maksimal 10 tahun penjara,” imbuh Kapolsek Sungai Raya didampingi jajaran angotanya. (irn)

Berita Terkait