Perjuangkan Petani Dapat Alsintan

Perjuangkan Petani Dapat Alsintan

  Minggu, 18 March 2018 08:30
DISAMBUT: Karol mendapat ciuman warga saat melakukan kunjungan kerja. Peningkatan kesejahteraan petani menjadi salah satu program kerjanya. IST

Berita Terkait

Jadikan Terentang Sentra Pertanian Sayur

KUBU RAYA—Guna mendorong mekanisasi pertanian berjalan dengan baik ke depan, Calon gubernur (Cagub) Kalbar, Karolin Margret Natasa siap memperjuangkan petani-petani Kalbar untuk bisa mendapatkan alat dan mesin pertanian (alsintan), baik itu dari bantuan pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.

Hal ini diungkapkan Karolin dalam kegiatan kampanye dialogis di Desa Radak 1, Kecamatan Terentang, Kabupaten Kubu Raya, Jumat (16/3). Karolin berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian di Kalbar. Salah satu upaya yang dinilai perlu dilakukan ke depan adalah penerapan mekanisasi pertanian atau farm mechanization. 

Di hadapan masyarakat setempat yang sebagian adalah petani sayur, Karolin menjelaskan bahwa mekanisasi pertanian merupakan suatu ilmu tentang penggunaan alat dan mesin untuk aktivitas pertanian (alsintan).

“Alat dan mesin pertanian yang digerakkan baik dengan tenaga manusia, tenaga hewan, tenaga motor maupun tenaga mekanis lainnya,” terang dia. Di negara berkembang, tambah cagub nomor urut 2 ini, pengembangan sektor pertanian terutama penerapan mekanisasi pertanian sudah lama diterapkan.

“Di Indonesia juga sudah memulai. Tinggal yang kita inginkan, ada pemahaman yang merata di setiap petani khususnya di Kalbar termasuk di Kecamatan Terentang ini,” katanya. Menurut dia, antara pertanian yang dikelola secara tradisional dengan sistem yang lebih modern, tentu saja hasilnya akan jauh berbeda.

Maju bersama Suryadman Gidot dalam Pilgub Kalbar 2018, Karolin memberikan perhatian lebih terhadap kemajuan sektor pertanian di Kalbar. “Pertanian merupakan salah satu dari tujuh program prioritas yang akan kita jalankan saat dipercayakan masyarakat Kalbar untuk memimpin provinsi ini nanti. Makanya, salah satu upaya untuk meningkatkan potensi pertanian tersebut, adalah dengan mekanisasi pertanian," ujarnya.

Untuk Kecamatan Terentang di mana wilayah ini sebagai salah satu kecamatan di Kubu Raya dengan potensi pertanian sayur, Karolin siap mengembangkan daerah ini sebagai satu daerah penghasil sayur di Kalbar.

Bukan tidak mungkin Terentang menjadi sentra pertanian sayur, mengingat masih banyak lahan di wilayah ini yang bisa dikelola. Jika penggarapan lahan diakukan dengan mekanisme pertanian yang baik, ia yakin produksi akan lebih maksimal.

“Selama ini, 70 persen sayur mayur yang beredar di Kubu Raya dan Kota Pontianak berasal dari Terentang. Untuk itu, sudah sepatutnya jika pengembangan lahan pertanian yang ada, sebagai lahan penanaman sayur-mayur," katanya.

Dengan melihat besarnya potensi pertanian sayur-mayur yang ada di Kecamatan Terentang, ia berpendapat bahwa sektor ini dapat menjadi program unggulan dalam upaya meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Selain sayur mayur, pertanian dan perkebunan juga akan menjadi program utama untuk Kecamatan Terentang di dalam meningkatkan ekonomi rumah tangga. Tentunya ini yang akan kita dorong dan kita tingkatkan sarana infrastruktur yang ada untuk menopang potensi itu," terangnya. (*)

  

Berita Terkait