Peringatan Hari Orangutan Sedunia di Ketapang

Peringatan Hari Orangutan Sedunia di Ketapang

  Rabu, 23 Agustus 2017 10:23
TANAM POHON: Para anak muda pecinta lingkungan melakukan penanaman pohon pada peringatan Hari Orangutan Sedunia, kemarin. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Memperingati Hari Orangutan Sedunia 2017, berbagai macam kegiatan dilakukan di Kabupaten Ketapang. Mulai dari menanam pohon, membersihkan sampah, hingga diskusi dan bercerita melalui boneka orangutan. Berbagai kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang digelar oleh Yayasan Palung.

PERWAKILAN Yayasan Palung, Petrus Kanisius, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu agenda rutin yang digelar oleh pihaknya beserta Relawan Konservasi Taruna Penjaga Alam (RK-TAJAM) dan sejumlah sekolah untuk memperingati World Orangutan Day (WOD). Kegiatan ini dilakukan di Ketapang pada Minggu (20/8) sore dan Minggu (20/8) pagi di Kayong Utara.

 

Khusus di Ketapang, kegiatan difokuskan di Pantai Kinjil. Selain dari Yayasan Palung dan relawan Tajam, penerima beasiswa Bornean Orangutan Caring Scholarship (BOCS) yang sedang magang di kantor Yayasan Palung serta Sispala dari berbagai sekolah ikut terlibat.

"Ada Sispala dari SMAN 1 Ketapang, Sispala Genta dari SMKN 1 Ketapang, Sispala Care dari SMAN 2 Ketapang, Sispala Repatones, SMA PL Santo Yohanes Ketapang, Peta dari SMAN 1 Ketapang, dan Siswa Pencinta Lingkungan Sekolah (SPS) dari SMAN 4 Ketapang," kata Petrus.

Kegiatan ini mendapatkan sambutan hangat dari para pengunjung pantai. Panitia berbagi cerita kepada pengunjung yang ada di Pantai Kinjil sebagai tujuan untuk edukasi anak-anak terkait satwa dilindungi, lebih khusus orangutan melalui media boneka (puppet show).

"Orangutan perlu dilindungi, karena saat ini orangutan sangat terancam di habitat hidupnya berupa hutan yang sudah semakin menyempit, bahkan hilang. Orangutan perlu hutan. Dengan adanya hutan, orangutan dapat berkembang biak dan berlanjut," jelasnya.

"Pesan yang disampaikan sebagai edukasi dan sosialiasi terkait orangutan sebagai satwa yang dilindungi dengan harapan seluruh lapisan masyarakat dapat turut serta dalam menjaga kelestarian orangutan," lanjutnya.

Setelah bercerita kepada pengunjung, lebih khusus kepada anak-anak panitia juga memberikan stiker orangutan dan buku bergambar orangutan. Selanjutnya panitia dan peserta diajak untuk bersama-sama melaksanakan bakti sosial membersihkan sampah-sampah di sekitar pantai. Dari bakti sosial, cukup banyak sampah yang terkumpul disekitar pantai dan dilanjutkan penaman 10 bibit pohon Ketapang (Terminalia katappa). (*)

Berita Terkait