Perhatikan Sanitasi dan Air Bersih

Perhatikan Sanitasi dan Air Bersih

  Jumat, 5 Agustus 2016 09:30
SOSIALISASI : Kegiatan sosialisasi Pamsimas III yang dibuka oleh Wakil Bupati Kapuas Hulu di aula Bappeda Kapuas Hulu, Kamis (4/8) kemarin.FOTO MUSTA’AN//PONTIANAK POST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU—Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu terus memperhatikan penyediaan kebutuhan air bersih dan penataan sanitasi yang layak bagi masyarakat pedesaan di daerah ini. Mengingat, air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang mesti di penuhi pemerintah. Untuk meningkatkan kesehatan serta mengentaskan kemiskinan berbasis pada pembangunan masyarakat.

 
“Air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang mesti terpenuhi, pemerintah juha telah memberikan perhatian serius terhadap persoalan ini,” terang Wakil Bupati Kapuas Hulu Antonius L. Ain Pamero saat membuka sosialisasi program penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas III) kabupaten Kapuas Hulu, Aula Bappeda, Kamis (4/8) pagi kemarin

Anton Pamero mengaku, Pemda terus berupaya memenuhi air bersih di daerah ini dengah memberi penyertaan modal kepada PDAM Tirta Kapuas. Ini bertujuan untuk meningkatkan sarana air bersih di Bumi Uncak Kapuas. Dia sangat mendukung program Pamsimas di daerah Kapuas Hulu, dengan demikian, diharapkan pemenuhan air bersih dan sanitasi masayarakat bisa tercapai secara maksimal.

Politisi DPK PKPI ini menyebutkan, Kapuas Hulu belum terlambat dalam melaksanakan program air bersih dan sanitasi berbasis masyarakat. Selain itu, membangun sarana dan prasarana air bersih dan sanitasi yang merupakan hak dasar yang harus dipenuhi. “Kami akan mengkawal program Pamsimas sesuai kapasitas, sehingga kebutuhan air bersih dan sanitasi secara bertahap terpenuhi,”ucap Anton.

Dia mengatakan, program Pemasimas sudah dilaksanakan di sejumlah daerah Indonesia sejak tahun 2008-2012 (Pamsimas I), kemudian Pamsismas II dari tahun 2013-2015 dan Pamsimas III 2016-2019. Dengan demikian di harapkan Pamsimas dapat membuka akses penyediaan air minum dan santitasi yang berkelanjutan dipedesaan.Sehingga prilaku hidup bersih dan sehat bisaterwujud di masyarakat.

“Ini dalam upaya mengentaskan kemiskinan dengan pembangunan berbasis masyarakat dan saya yakin Pamsismas III mampu mewujudkan lingkungan yang bersih,” jelasnya. Anton mengatakan, air minum dan sanitasi merupakan dasar yang harus dipenuhi. Saya harapkan aksi di masyarakat, maka program harusdikawal oleh SKPD terkait dan pihak lainnya karena sangat berpihak pada masyarakat.

Kegiatan sosialisasi Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas III) Kabupaten Kapuas Hulu, dihadiri sekitar 20 camat dan 40 desa di Kapuas Hulu. Mewakili Plt Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Hulu Rusdi Hartono menambahkan, tahun 2014 masyarakat yang sudah menikmati air bersih mencapai 75 persen, kemudian 32 persen yang sudah menikmati sanitasi layak.

Dia mengatakan, program Pamsimas III tahun 2016-2019 ini bertujuan untuk mendukung program nasional program air minum dan sanitasi layak. Dan Kapuas Hulu dapat kesempatan dari pemerintah pusat melaksanakan program tersebut. “Ruang lingkupnya pemberdayaan masyarakat. Penyediaan air minum dan sanitasi merupakan urusan wajib yang mesti dipenuhi pemerintah,” ungkapnya.(aan)

Berita Terkait