Percepat Pembangunan Jembatan Kapuas dan Landak yang Baru

Percepat Pembangunan Jembatan Kapuas dan Landak yang Baru

  Sabtu, 9 July 2016 15:45

Berita Terkait

PONTIANAK -- Kemacetan menghantui warga yang hendak melintas di Jembatan Kapuas I dan Landak, Pontianak, Kalimantan Barat. Terutama pada masa libur hari raya Idul Fitri 1437 hijriyah ini.

Warga yang biasanya hendak menyeberang ke wilayah Pontianak Utara dari Kota Pontianak atau sebaliknya memakan waktu 15 menit hingga 20 menit, kini harus berjam-jam karena menerobos kemacetan.

Anggota Komisi V DPR sekaligus Ketua DPW Partai NasDem Kalbar, Syarif Abdullah Alkadrie mengatakan sudah seharusnya ada solusi dengan membangun jembatan baru. Baik di samping jembatan Kapuas I maupun Landak. Dua jembatan harus disandingkan. "Ini harus menjadi prioritas untuk mengatasi kemacetan," kata Syarif di sela-sela open house Idul Fitri di kediamannya di Pontianak, Sabtu (9/7).

Dia mengatakan, setelah lebaran ini Komisi V DPR akan menggelar rapat dengar pendapat dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimoeljono. Dia menegaskan, nantinya rencana pembangunan jembatan Kapuas dan Landak yang baru di samping yang lama akan disuarakan. "Mudah-mudahan bisa masuk dalam prioritas pembangunan 2017," kata dia.

Sekretaris Fraksi Partai Nasdem di DPR itu mengatakan, pembangunan jembatan Landak baru di samping yang lama harus lebih diprioritaskan. Sebab, jika terjadi permasalahan atau jembatan Landak yang ada sekarang tidak bisa dilewati maka berakibat fatal. Kalau jembatan Kapuas I bermasalah, masih ada alternatif Kapuas II. "Kalau jembatan Landak bagaimana? Kan sudah, tidak ada alternatif," kata dia.

Menurutnya, itu juga bisa menghambat arus lalu lintas barang dan jasa. Terutama supply ke jalur utara Kalimantan Barat dari Kota Pontianak. "Ini harus menjadi pemikiran bersama," ujarnya. (ody)

Berita Terkait