Perayaan Imlek, Suara Emas Risca Pukau Masyarakat Sungai Pinyuh

Perayaan Imlek, Suara Emas Risca Pukau Masyarakat Sungai Pinyuh

  Minggu, 14 February 2016 08:52

Berita Terkait

Risca Prizcillya, gadis remaja warga Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, sejak lahir telah dikarunia suara emas yang merdu. Hobi menyanyi dalam dirinya yang telah tertanam sejak kecil, membuat siswi kelas XII SMA Santo Petrus Pontianak itu terus mengasah bakat olah vokalnya. Bergabung dengan grup band sekolah, putri pertama dari tiga bersaudara pasangan Cong Kong Hin dan Tjhi Shoi To itu semakin piawai dalam bernyanyi.

WAHYU ISMIR, Mempawah

KEPIAWAIANNYA dalam dunia tarik suara itu pun dibuktikan ketika tampil pada acara hiburan imlek 2567 di pentas Yayasan Tri Dharma Bhakti Sungai Pinyuh, Kamis (12/2) malam. Melantunkan tiga tembang mancanegara, Risca sukses menghipnotis para penonton dengan suara merdunya. Meski sudah sering tampil bernyanyi, amoy cantik itu mengaku cukup grogi tampil di hadapan masyarakat Sungai Pinyuh.

“Ada sedikit rasa grogi ketika tampil menghibur masyarakat, tetapi dibawa santai saja. Mungkin karena tampil di kampung halaman sendiri, makanya ada rasa grogi,” aku Risca berbincang dengan Pontianak Post.

Dara yang akan melanjutkan kuliah di perguruan tinggi di Kuala Lumpur, Malaysia itu, mengungkapkan penampilannya di Sungai Pinyuh dengan nuasa berbeda. Sebab, biasanya dia tampil bernyanyi bersama teman-temannya yang tergabung dalam grup band sekolah.

“Suasananya berbeda karena biasanya saya tampil dengan kawan-kawan. Tetapi di sini (Sungai Pinyuh, Red) tampil sendiri dan hanya ditemani pemain gitar. Jadi suasananya lebih akustik,” ujarnya.

Apalagi, sambung Risca, lagu yang dibawakanya juga memberikan nuasa yang berbeda dengan momentum perayaan Imlek. Biasanya pada momentum hiburan Imlek, para penghibur melantunkan tembang-tembang mandarin.

“Warna suara saya yang cukup berbeda dibandingkan penyanyi kebanyakan. Biasanya warna suara cewek itu tinggi, tetapi  saya tidak begitu. Makanya, terasa suasana hiburan yang ditampilkan sangat berbeda dari biasanya,” pendapatnya.

Dia pun mengaku senang diberikan kesempatan untuk menghibur masyarakat Sungai Pinyuh pada momentum perayaan Imlek tersebut. Dia berharap agar ke depan masih diberikan kesempatan serupa untuk berpartisipasi memberikan hiburan bagi masyarakat, hingga menyemarakan suasana perayaan Imlek atau momen hiburan lainnya.

“Kalau di lain kesempatan diberikan kepercayaan untuk tampil lagi, aku akan sangat senang sekali. Mungkin ke depan, akan diusahakan untuk membawakan tembang Mandarin. Walau pun aku kurang begitu menguasai gendre lagu Mandarin,” tukasnya tersenyum. (*)

Berita Terkait