Peran Perempuan Bangun Daerah

Peran Perempuan Bangun Daerah

  Jumat, 22 April 2016 09:34
Alberta Jeniart Manao

Berita Terkait

KUBU RAYA – Peringatan Hari Kartini diharapkan tidak hanya sekedar serimonial semata. Seiring dengan semakin terbukanya peluang meningkatkan potensi diri, kaum perempaun juga diharapkan bisa terus berpacu dalam mengasah skill dan kualitas sumber daya manusia yang dimiliki sehingga mampu memberikan konstribusi besar dalam membangun daerah termasuk membangun generasi bangsa.

Demikian dikatakan Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kubu Raya, Alberta Jeniart Manao. “Beberapa dekade setelah RA Kartini meninggal, pergerakan wanita semakin terasa dan membawa dampak luar biasa. Saat ini, melihat kaum perempuan berada di posisi kepemimpinan bukanlah hal yang begitu tabu lagi, meskipun adat ketimuran yang bangsa ini punya juga tidak sepenuhnya punah, terutama budaya patriarki,” kata Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kubu Raya, Alberta Jeniart disela-sela peringatan Hari Kartini di Aula Bupati Kubu Raya (21/4).

Alberta mengajak semua kaum perempuan Kubu Raya untuk terus berkarya dan terus mampu menjaga martabatnya sebagai perempuan. Dengan demikian perempuan Kubu Raya tetap mampu menjaga nama keluarga, daerah, bangsa dan negara.

Dia melihat cukup banyak potensi yang dimiliki perempuan Kubu Raya untuk ikut serta membangun daerah. Kian besarnya andil perempuan bisa dilihat dari

 baik mereka yang memiliki potensi berkarir di bidang politik, eksekutif, profesional, LSM, swasta, wiraswasta dan aktivitas lain yang berdampak baik bagi keluarga, masyarakat dan lingkungan di sekitarnya.

Alberta juga meminta agar perempuan Kubu Raya mampu bersaing dengan perempuan manapun di dunia baik dari segi skil, attutude, keterampilan dan kualitas pribadi yang baik. “Apa yang diperjuangkan RA Kartini pada masanya, patut dibanggakan karena kala itu hampir semua kaum hawa begitu tertinggal dibandingkan apa yang didapat oleh kaum pria sehingga ia mempelopori para wanita agar mendapatkan hak yang setara dengan kaum pria khususnya hak mendapatkan pendidikan,” ungkap Alberta.

Sementara itu, Bupati Kubu Raya, Rusman Ali mengharapkan Peringatan Hari

Kartini bisa dimaknai secara  dapat meresap kepada seluruh kaum wanita di Kubu Raya. Termasuk para pegawai Wanita di Kubu Raya

“Peringatan hari lahirnya Kartini ini sebagai bentuk penghormatan atas wujud perjuangan kaum perempuan, simbol persamaan gender, dan emansipasi wanita. Kartini ada sebagai pahlawan, bukan dengan tindakan kekerasan, tapi tetap radikal, demi memperjuangkan kebenaran yang dipercayainya,"ungkap Rusman Ali.
Bupati Kubu Raya Rusman Ali menambahkan, agar peran perempuan dalam memberikan pendidikan dan pendampingan kepada anak-anak mereka di rumah dapat dilakukan dengan intensif dan dengan cara lebih bersahabat untuk membangun relasi yang dekat dengan anak-anak sehingga dapat menciptakan rasa aman dan nyaman bagi anak-anak. Menurutnya jika anak-anak di rumah merasa nyaman maka akan mampu membentengi pengaruh-pengaruh negatif generasi saat ini.

“Saya harapkan agar para perempuan di daerah ini dapat meneladani dengan baik perjuangan Raden Ajeng Kartini dalam lingkup yang lebih kecil di dalam rumah tangga mereka. Mendidik anak-anak dengan baik, mendampingi anak-anak dengan penuh kasih sayang sehingga menghasilkan generasi yang bermartabat, berkepribadian baik dan berkualitas,”pungkasnya.

Rusman Ali menilai jika setiap ibu bisa memberikan peran maksimal untuk membimbing dan mengedukasi anak-anaknya, maka secara tak langsung bisa lebih kuat dalam  membentengi para generasi dari berbagai pengaruh pergaulan negatif yang ada saat ini. (ash)

Berita Terkait