Perajin “Recycle” Berbahan Bumbu dan Kerang

Perajin “Recycle” Berbahan Bumbu dan Kerang

  Sabtu, 8 Oktober 2016 10:41

Berita Terkait

SINGKAWANG--Bagi kebanyakan orang, limbah rumah tangga seperti kulit bawang dan kulit pisang tidak berarti apa-apa hanya dibuang saja, tapi tidak bagi Pendi warga Kampung Baru Sekip Lama, Singkawang Tengah. Pendi yang memulai mengkreasikan barang-barang bekas sejak 2008 lalu mengumpulkan barang tidak berguna itu menjadi kreasi yang menarik seperti vas bunga, keramik, lampu bahkan menjadi kolaborsi untuk bahan interior.

Tidak hanya vas bunga, kreasi Pendi dari kulit bawang dan kulit pisang ini pernah dipakai untuk tropi juara duta lingkungan hidup Kota Singkawang. Menurutnya pria yang karib disapa Pendi Marleys ini mengatakan asal kita telaten bisa saja dikolaborasikan dengan bahan lainnya. "Dipadu padankan biar lebih menarik," kata Pendi kepada belum lama ini.‎

Dinas Perindagkop dan UKM serta Dinas Kelautan dan Perikanan Kota Singkawang pernah menggunakan jasanya untuk mendesain kerajinan limbah rumah tangga dan bahan kreasi kerang. Karya pendi memadukan unsur interior dengan bahan bekas menjadi etalase mini bar di Bank Kalbar Pontianak.‎

Galeri sederhana milik Pendi di Jalam Beringin Sekip Lama belum bisa mematok pendapatan per bulan, menurutnya dia hanya membuat kreasi sesuai pesanan saja.

"Pendapatan tidak bisa dipatok, Saya membuat vas bunga atau pesanan interior sesuai pesanan saja," kata  Pria yang belajar seni rupa hanya secara otodidak itu.‎

Untuk pemasaran Pendi biasa mengikuti even pameran, ada juga sebagian yang terpajang di Dekranasda Singkawang. Selain itu Pendi memajang foto karyanya di media sosial Facebook dan instagram "Kalau ada yang mau pesan boleh lewat FB dan IG," ujar Pendi. (har)

 

Berita Terkait