Penyewa Harus Pastikan Target Market

Penyewa Harus Pastikan Target Market

  Kamis, 5 November 2015 08:55
Gambar dari Internet

INGIN membuka usaha menggunakan gerobak di Mal, tidak begitu sulit. Cukup menghubungi pihak managaemen mal, dan mengikuti prosedur yang telah ditentukan. Jika ingin membuka usaha di Ayani Mega Mall, maka Anda diminta untuk membuat proposal sederhana terkait produk yang akan dijual serta contoh desain gerobak yang akan digunakan. “Sebagai pengelola secara makro, penting buat kami mengetahui produk yang akan dijual. Sebab mereka ini juga bagian pendukung pusat perbelanjaan ini,” kata Uray Tessy, Marketing & Promotion.

Tujuan lainnya, untuk menjaga persaingan antar penjual. “Ini penting bagi kami untuk menentukan harga sewa, dan juga melihat apakah produk yang ingin dijual itu sudah ada atau belum. Ini untuk menjaga persaingan antar penjual juga. Kalaupun produk utamanya sama-sama dari jagung, tetapi ada variasi yang membedakannya maka kami bisa terima itu. Tetapi kalau sama persis, tidak bisa,” ungkap Tessy.

Jika sudah disetujui pihak managemen, maka adanya proses penyewaan. Calon penyewa akan mendapatkan penjelasan tentang penawaran harga sewa, dan perjanjiannya. “Harga yang ditawarkan kisarannya dari Rp 6 – 8 juta. Ini bergantung dari seberapa besar gerobak yang digunakan dan lokasinya dimana. Kalau di lorong atau area umum itu lebih murah dibanding di kawasan yang ramai, misalnya di depan Amazone,” jelas dia.

Kisaran harga tersebut, lanjut dia diluar dari service charge dan PPN 10 persen. “Kisaran harga tersebut hanya sewa pokok saja. Sistemnya itu setiap kali sewa selama 6 bulan, mereka bisa mencicil setiap bulan untuk membayarnya. Selain itu ada lagi deposit sewa, deposit itu besarnya sama dengan harga sewa. Itu hanya dibebankan sekali. Deposit akan dikembalikan jika setelah batas waktu perjanjian tidak ada masalah dan si penyewa itu tidak ingin melanjutkan penyewaan kembali,” bebernya.

Itulah sebabnya, saran dia, jika ingin menjual produk itu pastikan betul target marketnya. “Saya tidak menyarankan bagi mereka yang hanya untuk coba-coba saja. Sebab untuk penyewaannya saja sudah keluar modal yang cukup besar. Lebih baik jeli melihat pasar,” terangnya. Saat ini, jumlah gerobak sudah penuh. Tetapi bukan tidak mungkin  ada pengusaha yang tidak lagi melanjutkan sewanya. “Sekarang ini sudah penuh. Tapi ini khan sistemnya kontrak, mungkin saja ada yang tidak lagi melanjutkan kontraknya, terutama mereka yang tidak bisa mempertahankan pangsa pasarnya,” pungkasnya. (mrd)