Penyaluran Harus Tepat Sasaran

Penyaluran Harus Tepat Sasaran

  Jumat, 1 April 2016 09:36
RASKIN: Secara simbolis Bupati Kubu Raya, Rusman Ali bersama beberapa instansi dan Anggota DPRD Kubu Raya mengawali pendistribusian raskin di halaman Kantor Bupati Kubu Raya. ASHRI ISNAINI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

BUPATI Kubu Raya H Rusman Ali terus mengimbau petugas penyaluran raskin agar bekerja secara profesioanal dalam membagikan raskin sehingga beras yang didistribusikan sampai ke tangan warga kurang mampu  yang benar-benar membutuhkan.

“Saya harap semua pihak yang mempunyai kewenangan dalam membagikan raskin bisa teliti dalam menyalurkan raskin, agar tidak ada yang salah,” kata Rusman Ali setelah menghadiri sosialisasi penyaluran raskin di aula Pemkab Kubu Raya, Kamis(31/3).

Ia menambahkan, raskin di Kubu Raya harus berkualitas. “Saya juga mengingatkan, jika menerima beras yang tak layak, kami minta dikembalikan. Jangan sampai memakan beras jelek,” ucapnya.

Bupati Rusman Ali ini menambahkan, ada ketentuan pemerintah, ada kawajiban 5 persen sampai 7 persen, Bulog membeli gabah petani. Sehingga petani terbantu, dan masyarakat yang kurang beruntung masih mendapatkan raskin.

“Intinya semua pihak bisa bekerjasama untuk saling membantu melakukan pengawasan. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan, baik penyalurannya, maupun kualitas berasnya,” ucapnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kubu Raya, Suprapto menyetujui jika pendistribusian raskin harus diperhatikan dan tepat sasaran, sehingga tidak ada lagi lagi keluhan masyarakat.

“Masyarakat Kubu Raya ini tidak semuanya berasal dari kalangan mampu. Saya masih temui di lapangan dengan harga raskin yang jauh lebih murah dibanding harga beras normal saja masih ada yang tidak mampu untuk membelinya. Makanya saya harap para petugas penyalur raskin bisa lebih teliti dalam menyalurkan raskin sehingga dalam penyalurannya benar-benar tepat sasaran,” harapnya.

Di tempat  yang sama Kepala Bulog Divisi Regional Kalbar, Muhammad Atta Rizal menyatakan setiap bulannya Bulog menyalurkan beras miskin sebanyak 332 ton  ke masyarakat Kubu Raya. “Ratusan ton beras itu disebar kesetiap desa atau rumah tangga penerima sasaran penyaluran raskin,” ucapnya.

Dalam pendistribusiannya, kata Atta ada mekanisme seperti kualitas beras yang diberikan haruslah beras jenis medium. Untuk satu kilogram beras seharga Rp1600, dan setiap rumah tangga mendapatkan beras itu sebanyak 15 kilogram untuk setiap bulannya. “Kalaupun nantinya tidak ada yang sesuai, maka kami siap untuk menggantinya dalam 1 kali 24 jam,”pungkasnya. (ash)

Berita Terkait