Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi di ULKI Kalbar

Penutupan Pelatihan Berbasis Kompetensi di ULKI Kalbar

  Sabtu, 8 Oktober 2016 09:59

Berita Terkait

KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Barat, Muhammad Ridwan SH MH, diwakili Kepala Bidang PMKT, Turiman SSos, menutup pelatihan berbasis kompetensi dana alokasi khusus tahun 2016 di Unit Latihan Kerja Industri (ULKI), Jl Abdurahman Saleh (BLKI) Pontianak, Jumat (7/10). Pelatihan berlangsung 1 September - 7 Oktober 2016. Selanjutnya peserta pelatihan mengikuti on the job training (OJT) selama satu bulan, sesuai jurusannya.

Saat membacakan sambutan kadis, Turiman menyampaikan, sejak Januari 2016, Indonesia dihadapkan pasar bebas Asia Tenggara atau dikenal MEA. Pasar bebas tersebut untuk meningkatkan perekonomian kawasan dengan meningkatkan daya saing kancah regional dan internasional agar ekonomi tumbuh merata, serta meningkatkan taraf hidup masyarakat ASEAN. “Pasar bebas yang kita hadapi, salah satunya ketenagakerjaan,” ujarnya.

Jika melihat survei Institute of Management Development (IMD), Indonesia ada di peringkat 41 dari 61 negara. IMD merupakan lembaga pendidikan bisnis terkemuka yang lakukan survei tentang negara dengan tenaga berbakat dan terampil di dunia tahun 2015. IMD menghitung faktor pengembangan dan investasi, daya tarik suatu negara, dan kesiapan sumberdaya manusia.

“Dari peringkat ini, Indonesia masih di bawah negara ASEAN lain, seperti Singapura, Malaysia, dan Thailand,” katanya.

Sebagai implementasi dan realisasi rasa tanggung jawab peningkatkan keterampilan keahlian dan penyediaan tenaga kerja terampil, khususnya di Kalbar, Disnakertrans selaku leading sector telah banyak menggelar pelatihan, melalui ULKI. “Termasuk, pelatihan yang saudara ikuti ini. Harapan saya, melalui pelatihan ini, saudara juga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan menjadi wirausahawan sukses masa depan,” ujarnya.

Sementara itu, Syamsidi SSos, Kasi Pemasaran dan Kerjasama Antarlembaga yang mewakili Wahyu Wibowo SSos MSi, Kepala ULKI Kalbar melaporkan pelatihan diikuti 112 orang. Peserta dibagi sesuai kejuruan dan jurusan pelatihan, yaitu administrasi perkantoran, operator komputer, teknisi handphone, auto cad, instalasi penerangan, sepeda motor, dan mobil bensin.

“Tiap paket pelatihan diikuti 16 peserta. Setelah ini, mereka ikut OJT di perusahaan / tempat usaha sesuai sub kejuruannya. Sertifikat peserta akan kami serahkan usai kegiatan OJT selesai,” pungkasnya. (d1/ser)

Berita Terkait