Penjualan Hewan Kurban Diprediksi Turun

Penjualan Hewan Kurban Diprediksi Turun

  Jumat, 11 Agustus 2017 10:00

Berita Terkait

PONTIANAK – Permintaan hewan kurban untuk perayaan Iduladha diprediksi akan mengalami penurunan. Kondisi ekonomi yang masih lesu menjadi salah satu faktor yang menyebabkan penurunan ini.

Salah seorang peternak hewan kurban, Zainal Abidin mengatakan penurunan permintaan hewan kurban saat ini sudah terasa. Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, tiga minggu sebelum Iduladha tahun ini lebih sedikit.

“Tahun lalu biasanya sudah dapat pesanan puluhan ekor kambing, untuk sapi bahkan menumbus angka 50 ekor. Namun tahun ini, H-20 Iduladha, sapi yang terjual hanya 20 ekor, sedangkan kanbing baru dua ekor yang ter-booking,” jelasnya.

Zainal memprediksi penurunan permintaaan hewan kurban berkisar 20-30 persen dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia menilai kondisi terjadi dikarenakan kondisi masyarakat yang tengah menghadapi perekonomian yang lesu. “Pasar lagi lemas, bisa jadi berdampak pada penjualan hewan kurban,” katanya.

Untuk tahun ini, ia menyebut telah menyediakan 300 ekor kambing dan 200 ekor sapi. Hewa kurban yang dijual Zainal bekerjasama dengan sejumlah peternak di daerah Sambas dan Kuburaya. “Saya bekerja sama dengan peternak kambing di Sambas dan peternak sapi di Kuburaya,” sebutnya.

Mengenai harga, ia menetapkan harga hewan kurban berdasarkan beratnya. Untuk kambing dengan berat 23-26 kg harganya 2,5 juta, 27-32 kg harganya 3 juta, dan 33-37 kg harganya 3,5 juta. Sedangkan untuk sapi 15 juta untuk berat sapi 100-115 kg, Rp17,5 juta 125-135 kg, dan Rp20 juta 145-165 kg.

Pemilik usaha Jembatan Akikah ini mengaku telah menyediakan kualitas hewan kurban yang baik. Kesehatannya juga diperhatikan. Dalam hal ini, iaa telah bekerjasama dengan Dinas Kesehatan Kubu Raya untuk mengecek kondisi kesehatan hewan kurban yang dijualnya.

Pedagang lainnya, Eko mengaku saat ini permintaan hewan kurban belum terlihat signifikan. “Permintaan pelanggan sudah ada, tapi untuk sekarang banyak yang sekedar tanya-tanya, mungkin pelanggan survei dulu. Biasanya mendekati hari H mereka baru memutuskan jadi atau tidak,” ungkap pemiliki usaha Raja Aqiqah ini.

Eko memprediksi, permintaan melonjak sepekan sebelum perayaan Iduladha. Untuk memenuhi permintaan ini, ia telah menyiapkan lebih dari 100 ekor kambing. Satu ekor kambing ia jual dengan harga 2,35 juta dengan berat 20 kg.

Berbeda dengan Zainal, ia malah memprediksi tahun ini justru mengalami peningkatan penjualan dibanding tahun kemarin. “Prediksi tahun ini meningkat 10% dari tahun kemarin,” ucapnya. (sti)

Berita Terkait