Penerima KIS-PBI Tidak Dipungut Biaya Distribusi

Penerima KIS-PBI Tidak Dipungut Biaya Distribusi

  Kamis, 4 February 2016 10:30

Berita Terkait

DI awal Januari 2016 lalu, BPJS Kesehatan sudah membentuk Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI baik di tingkat Kantor Pusat, Kantor Divisi Regional, Kantor Cabang dan Kantor Layanan Operasional Kabupaten/Kota (KLOK).

Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI ini juga berfungsi untuk memantau distribusi KIS-PBI yang sudah 100% diserahkan BPJS Kesehatan ke pihak ke-3 (PT Pos/JNE/Mitra BPJS Kesehatan), untuk memastikan apakah KIS-PBI tersebut sudah sampai atau belum ke peserta eks-Jamkesmas sesuai dengan data masterfile.

Posko ini dibentuk juga sebagai langkah antisipasi BPJS Kesehatan dalam memberikan pelayanan bagi peserta KIS PBI. Hal ini mengingat, tahun 2015, jumlah peserta KIS-PBI adalah 86,4 juta jiwa, sedangkan di tahun 2016 dari 86,4 juta jiwa yang terdata di tahun 2015 terdapat 1,7 juta jiwa yang tidak lagi berhak mendapatkan bantuan iuran di tahun 2016 berdasarkan SK Menteri Sosial Nomor 170/HUK/2015. Posko ini juga menampung pengaduan tentang distribusi KIS-PBI yang berpotensi masalah antara lain (1) peserta pindah domisili (2) peserta sudah meninggal dunia dan (3) peserta yang sudah tidak miskin lagi, serta permasalahan distribusi lainnya.

Untuk jumlah peserta KIS-PBI di wilayah Provinsi Kalimantan Barat untuk tahun 2016 adalah 1.423.564 jiwa peserta, dengan pertambahan peserta jika dibandingkan tahun 2015 sebanyak 92.559 jiwa peserta serta penonaktifan dari data KIS-PBI tahun 2015 yang sudah tidak layak dengan keterangan meninggal, mampu dan ganda sebanyak 12.811 jiwa peserta. Jumlah peserta KIS-PBI Kantor Cabang Pontianak dengan cakupan wilayah kerja (Kota Pontianak, Kab. Landak, Kab. Mempawah, Kab. Kubu Raya, Kab. Ketapang dan Kab. Kayong Utara) adalah 756.990 jiwa peserta. Jumlah peserta KIS-PBI di wilayah Kantor Cabang Singkawang dengan cakupan wilayah kerja (Kota Singkawang, Kab. Sambas dan Kab. Bengkayang) adalah 262.780 jiwa peserta. Jumlah peserta KIS-PBI di wilayah Kantor Cabang Sintang dengan cakupan wilayah kerja (Kabupaten Sintang, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Kapuas Hulu, Kabupaten Melawi dan Kabupaten Sekadau) adalah 403.794 jiwa peserta.

Untuk hotline yang dapat dihubungi di wilayah kerja Kantor Cabang Pontianak : 0813 45173858 (Dea Eka Maghfirah), Kantor Cabang Singkawang : 0811 575408 (Samuel Sormin), Kantor Cabang Sintang : 0812 5722154 (Arie Yadi) dan atau dikirim melalui alamat e-mail pengaduan kc-pontianak@bpjs-kesehatan.go.id, kc-singkawang@bpjs-kesehatan.go.id atau kc-sintang@bpjs-kesehatan.go.id. Saat ini, seluruh Kantor Divisi Regional dan Kantor Cabang BPJS Kesehatan telah menyediakan hotline dengan nomor sebagaimana dapat dilihat pada website www.bpjs-kesehatan.go.id.

BPJS Kesehatan menghimbau, bagi masyarakat yang namanya sudah dinon-aktifkan sebagai peserta KIS-PBI untuk menjadi peserta JKN-KIS non-PBI dengan mendaftarkan diri ke kantor BPJS Kesehatan setempat dan membayar iuran secara rutin setiap bulannya. Mengingat kepesertaan JKN-KIS bersifat wajib, kartu tanda kepesertaan KIS yang sudah diterima agar disimpan karena dapat digunakan kembali setelah mendaftar sebagai peserta JKN-KIS non-PBI. BPJS Kesehatan juga menekankan bahwa peserta yang berhak mendapatkan KIS-PBI tidak dipungut biaya terkait dengan distribusi. Apabila terdapat pungutan biaya agar dapat melaporkan ke Posko Pemantauan dan Penanganan Pengaduan Distribusi KIS-PBI di masing-masing wilayah kerja.

Sebagai informasi, Kartu Indonesia Sehat (KIS) adalah tanda kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk memperoleh pelayanan kesehatan yang komprehensif pada fasilitas kesehatan melalui mekanisme sistem rujukan berjenjang dan atas indikasi medis. KIS diterbitkan oleh BPJS Kesehatan untuk seluruh peserta jaminan kesehatan termasuk Penerima Bantuan Iuran (PBI).  KIS yang diterbitkan oleh BPJS Kesehatan terbagi menjadi dua jenis kepesertaan.

Pertama, kelompok masyarakat yang wajib mendaftar dan membayar iuran, baik membayar sendiri (mandiri), ataupun berkontribusi bersama pemberi kerjanya (segmen buruh atau pekerja). Kedua, kelompok masyarakat miskin dan tidak mampu yang didaftarkan oleh pemerintah dan iurannya dibayari oleh pemerintah (segmen Penerima Bantuan iuran atau PBI). Untuk Kartu lainnya seperti Kartu Eks Askes, Eks Jamkesmas, KJS, Kartu JKN BPJS Kesehatan, masih tetap berlaku sesuai ketentuan sepanjang belum diganti dengan KIS.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi: Unit Hukum, Komunikasi dan Kepatuhan BPJS Kesehatan Kantor Cabang Pontianak 0561-733076 (kc-pontianak@bpjs-kesehatan.go.id), BPJS Kesehatan Kantor Cabang Singkawang 0562-733076 (kc-singkawang@bpjs-kesehatan.go.id), BPJS Kesehatan Kantor Cabang Sintang 0565-22076 (kc-sintang@bpjs-kesehatan.go.id).(biz)

Berita Terkait