Penerbangan Pontianak – Putussibau Capai Rp1,3 Juta

Penerbangan Pontianak – Putussibau Capai Rp1,3 Juta

  Selasa, 21 June 2016 10:00
BANDARA: Bandar Udara Pangsuma Putussibau dalam beberapa waktu ke depan akan mengalami lonjakan penumpang. Untuk saat ini saja, tiket termahal dibanderol hingga Rp1,3 juta penerbangan dari Pontianak. ANANDA-WIDYAS.BLOGSPOT.CO.ID

Berita Terkait

 
Arus mudik lebaran mulai menunjukkan peningkatan, terutama untuk rute Putussibau – Pontianak dan sebaliknya. Jumlah penumpang diperkirakan akan mengalami peningkatan seminggu menjelang Lebaran. Meskipun jumlah penumpang mengalami lonjakan, namun tiket taksi dan bus tidak naik. Untuk tiket pesawat, seminggu sebelum hari raya, sudah dipatok harga tertinggi, mulai dari Rp920 ribu hingga Rp1,3 juta.

MUSTA’AN, Putussibau

Meningkatnya jumlah penumpang mudik dibenarkan Yohanes, operator taksi jurusan Pontianak – Putussibau dan Badau – Pontianak. Menurut dia, berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, terjadi peningkatan jumlah penumpang seminggu menjelang Idulfitri. "Biasanya setiap tahun seperti itu, peningkatan penumpang seminggu sebelum Lebaran,” terangnya.

Saat ini, kata pria yang karib disapa Yak ini, sudah terjadi peningkatan penumpang, terutama menjelang libur sekolah. Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang, biasanya pemilik armada taksi, menurut dia, menambah armada dan jam oprasional. Penambangan tersebut, dijelaskan dia, dari yang sebelumnnya beroperasi dua kali seminggu sampai setiap hari beroperasi. “Biasanya kami tambah armada dan jam operasi. Biasa setiap hari berangkat,” ungkap dia.

Dia menyebutkan, lonjakan penumpang mudik bisa mencapai 80 persen kalau menjelang lebaran. Dia membandingkan bagaimana pada hari biasa, mereka hanya mengangkut empat penumpang, tapi menjelang lebaran mengangkut 7 – 12 penumang. “Penumpang setiap harinya penuh,” kata dia.

Yak memastikan, meskipun terjadi lonjakan penumpang, untuk harga tiket tidak akan mengalami kenaikan, terutama taksi dan tiket bus. Dijelaskannya, untuk tarif harga tiket Pontianak – Putussibau, khusus untuk kursi mulai dari nomor 1 sampai 4, dibanderol Rp350 ribu. Sementara untuk kursi belakang Rp300 ribu, jurusan Badau – Pontianak (Rp 500 ribu), Putussibau – Sintang (Rp200 ribu), Putussibau – Sekadau (Rp250 ribu), dan Putussibau – Sanggau (Rp 300 ribu). “ Tarif taksi menyesuaikan jarak tempuh, untuk Badau – Pontianak memang mahal,” paparnya.

Untuk kenyamanan dan keselamatan penumpang, setiap pemilik armada, dipastikan dia, sudah mempersiapkan kendaraan, supir, servis berkala, dan keperluan lainnya. Dia mengaku sudah mempersiapkan kendaraan sebaik mungkin. “Kami juga sudah melakukan pengecekan terhadap peralatan mobil seperti mesin mobil, mengganti oli, dan ban. Karena jam operasional semua armada dipastikan tinggi," ungkap dia.

Untuk persedian bahan bakar minyak (BBM) saat ini, dipastikan dia, Kapuas Hulu tidak mengalami kesulitan. Pasalnya mereka sudah ditunjang dua SPBU yakni SPBU Boyan Tanjung dan SPBU Putussibau. "Dulu sulit mendapat BBM, sekarang sudah tidak sulit lagi karena sudah ada dua SPBU," katanya.

Dia sangat berharap agar pemerintah memperbaiki badan jalan, mulai dari Putussibau sampai Pontianak yang masih mengalami kerusakan.

Sementara itu, tiket pasawat tujuan Pontianak dari Putussibau, ternyata masing-masing maskapai sudah mematok dengan harga tinggi. Terutama H-7 hingga lebaran nanti. “Tiket pesawat sudah tinggi. Saya pesan satu bulan sebelum puasa, tiketnya Rp 926 ribu. Saya berangkat H-1 lebaran. Bahkan baru-baru ini ada teman baru pesan tiket sudah kena Rp 1,3 juta,” ungkap Lia, calon penumpang pesawat.

Sementara salah seorang operator tiket salah satu armada yang melayani penerbangan dari Putussibau – Pontianak, memastikan untuk tiket pesawat H-1 Lebaran sudah habis. Kendati demikian, dia mengatakan, maskapai tempat ia bekerja tetap melayani penerbangan di hari H Lebaran. “Untuk tiket penerbangan dekat lebaran sudah hampir habis. Bahkan untuk H-1 sudah habis,” jelasnya.(aan)

Berita Terkait